Cepat, Lugas dan Berimbang

Memuliakan Tradisi Kampus Bonek STPMD APMD Yogyakarta

Bonding adalah memupuk dan memperkuat daya ikat secara sosial sesama mahasiswa, mahasiswa dengan dosen, kampus dengan alumni, yang dilanjutkan dengan networking dengan pemerintah, swasta, organisasi masyarakat sipil.

Berbagai jenis kegiatan kemahasiswaan pasti akan berkontribusi memupuk bonding, tentu harus melibatkan dosen untuk ajur ajer dengan mahasiswa. Sebaliknya berbagai kegiatan non-kemahasiswaan, terutama kegiatan para dosen seperti penelitian dan pengabdian, juga harus melibatkan mahasiswa bukan sekadar untuk memenuhi syarat formal, tetapi berguna untuk bonding, learning, dan sounding, sekaligus juga untuk memupuk kebanggaan mahasiswa kepada Sekolah Tinggi. Akan lebih baik jika KKN tidak lagi memakai pola paternalistik-komunal yang selama ini kita jalani, melainkan berubah menjadi mandiri-kolektif seperti KKN tematik, yang menyebar ke banyak desa dan daerah, untuk mendukung agenda learning, bonding, dan sounding.

Sounding adalah menyuarakan atau menggemakan reputasi proses dan output Sekolah Tinggi secara luas dan mendalam kepada masyarakat dan konstituen. Konstituen lebih penting daripada pengatur. Melampaui promoting, marketing, selling, dan lobbying, sounding adalah tindakan mengkomunikasikan dan mempublikasikan, bukan dengan informatif melainkan komunikatif, bukan dengan unjuk muka tetapi dengan unjuk gigi, bukan sekadar menyajikan kegiatan melainkan konten karya. Komunikasi tatap-muka bisa dilakukan dengan simpul-simpul jangkar yang relevan dengan tradisi gethok tular, sembari memanfaatkan media perantara yang lebih hidup dan bermakna.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN