Pendahuluan
Diskursus penciptaan alam semesta yang termasuk di dalamnya manusia sendiri selalu menjadi perdebatan yang hangat antara pandangan Kitab Suci versus Teori Evolusi. Hampir semua agama dengan teologinya berusaha menjelaskan dari pemahaman mereka tentang penciptaan sebagaimana yang termuat dalam Kitab Sucinya. Namun perlu pahami juga bahwa Kitab Suci agama-agama bukanlah kitab kosmologi. Atau, bukanlah buku ilmu pengetahuan yang membahas secara sistematis bagaimana proses terjadinya alam semesta.
Sesuai dengan bahasa judul, isi tubuh tulisan ini akan mencoba mengakrabi pandangan penciptaan alam semesta (kosmis) sebagai mana yang dipahami dari dalam Kitab Suci (Gereja Katolik) dengan yang dipelajari berdasarkan pandangan dalam Teori Evolusi untuk mencari konspirasi, jalan tengah sebagai dasar pemahaman yang utuh dan satu.
Arti leksikal mengelaborasi menurut kamus Besar Bahasa Indonesia, dengan kata dasar “elaborasi” berarti penggarapan secara tekun dan cermat (KBBI 2005: 292). Penggarapan, di sini berhubungan dengan suatu proses atau cara untuk melakukan atau mengerjakan sesuatu. Jadi mengelaborasi berarti suatu proses atau secara mengerjakan sesuatu dengan tekun dan cermat. Dalam pengertian ini penulis berusaha melakukan studi perbandingan antara penciptaan alam semesta, kosmos yang diyakini dalam ajaran Kita Suci dengan Teori evolusi oleh ilmu pengetahuan.
Penciptaan, yaitu; proses, cara, atau perbuatan menciptakan (KBBI 2005: 215). Penciptaan dengan akar kata cipta berarti kemampuan pikiran untuk menghasilkan sesuatu yang baru. Dengan kata lain, Konsep Penciptaan berarti gambaran atau gagasan mengenai keteraturan yang secara lebih khusus di sini soal keteraturan alam semesta atau kosmis. Bagaimana alam semesta diciptakan dan ada.
Alam mencakup segala yang ada di langit dan di bumi. Semesta berarti seluruh, segenap, semuanya (KBBI 2005: 22, 25). Jadi alam semesta mencakup seluruh yang ada di langit dan di bumi. Atau, seluruh alam (universal) termasuk manusia, benda-benda mati dan makhluk hidup lainnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




