Tag: Alquran

  • Sosok Wanita yang Viral Injak Al-Qur’an di Lebak Ternyata Pegawai Salon

    Sosok Wanita yang Viral Injak Al-Qur’an di Lebak Ternyata Pegawai Salon

    infopertama.com – Jagat maya baru-baru ini digegerkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan aksi penistaan agama di wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.

    Dua orang wanita yang diketahui sebagai pekerja salon kini harus berurusan dengan hukum setelah nekat menginjak kitab suci Al-Qur’an demi membuktikan sebuah tuduhan pencurian.

    Pihak kepolisian bergerak cepat merespons keresahan masyarakat. Satreskrim Polres Lebak resmi mengamankan dua tersangka berinisial NR dan MT pada Jumat (10/4/2026) malam.

    Berawal dari Hilangnya Alat Kosmetik

    Insiden ini dipicu oleh masalah sepele yang berujung pada tindakan fatal. Kasi Humas Polres Lebak, Iptu Moestafa Ibnu Syafir, mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika NR, pemilik salon, merasa kehilangan paket alat makeup yang dipesannya secara daring pada Rabu (8/4).

    Tanpa bukti yang kuat, NR menaruh curiga kepada temannya sendiri sekaligus pekerja di salon tersebut, yakni MT. Ia menuduh MT telah menggasak bedak dan parfum miliknya yang bernilai sekitar Rp 250 ribu.

    “Mereka sebenarnya berteman. Pemilik salon (NR) menuduh MT mengambil paket kosmetik tersebut. Karena merasa tidak puas dengan pengakuan MT, NR kemudian memaksa MT melakukan sumpah di bawah tekanan,” ujar Iptu Moestafa, dikutip Senin, (13/4/2026).

    Ritual Sumpah yang Menyimpang

    Alih-alih melakukan sumpah sesuai kaidah agama dengan meletakkan kitab suci di atas kepala, keduanya justru melakukan tindakan yang melecehkan. MT nekat menginjak Al-Qur’an dengan kakinya atas perintah dan paksaan dari NR sebagai bentuk pembuktian bahwa dirinya tidak mencuri.

    Laman: 1 2

  • Viral Video Bersumpah Sambil Injak Alquran, 2 Wanita di Lebak Jadi Tersangka

    Viral Video Bersumpah Sambil Injak Alquran, 2 Wanita di Lebak Jadi Tersangka

    infopertama.com – Viral di media sosial dugaan pemaksaan sumpah dengan cara tidak pantas memicu kegaduhan di Malingping, Kabupaten Lebak, Banten.

    Dari video yang beredar di media sosial, seorang perempuan memaksa perempuan lainnya bersumpah sambil menginjak Alquran.

    Buntut video pemaksaan sumpah sambil injak Alquran yang menghebohkan publik, aparat kepolisian bergerak cepat.

    Polres Lebak menetapkan dua perempuan berinisial NL dan MT sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama setelah video yang menampilkan aksi menginjak AlQuran viral di media sosial.

    “Kedua tersangka itu perempuan berinisial NL dan MT,” kata Kasi Humas Polres Lebak Iptu Mustafa, Minggu (12/4).

    Peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4) di Kampung Polotot Selatan, Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Kasus bermula dari dugaan pencurian di sebuah salon milik NL yang dituduhkan kepada MT.

    ML menuduh MT telah melakukan pencurian bedak dan parfum senilai Rp250.000 di sebuah usaha salon milik NL.

    Namun, MT tidak mengakui tuduhan tersebut. Akhirnya, NL memaksa MT bersumpah dengan cara menginjak Alquran. Aksi itu direkam dan kemudian tersebar luas hingga memicu keresahan di masyarakat.

    Di bawah tekanan psikologis yang kuat, korban akhirnya dipaksa menginjak kitab suci sebagai bentuk pembuktian atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

    Keluarga korban melalui Edi Setiawan menegaskan bahwa tuduhan NL kepada MT tidak berdasar.

    “Korban diminta mengakui perbuatannya, tetapi ia bersikeras tidak melakukan pencurian. Semua dilakukan dalam keadaan tertekan,” ujar Edi di Polres Lebak, Jumat (10/4/2026).

    Laman: 1 2

  • Mengelaborasi Konsep Penciptaan Alam Semesta Versi Kitab Suci Versus Teori Evolusi

    Pendahuluan

    Diskursus penciptaan alam semesta yang termasuk di dalamnya manusia sendiri selalu menjadi perdebatan yang hangat antara pandangan Kitab Suci versus Teori Evolusi. Hampir semua agama dengan teologinya berusaha menjelaskan dari pemahaman mereka tentang penciptaan sebagaimana yang termuat dalam Kitab Sucinya. Namun perlu pahami juga bahwa Kitab Suci agama-agama bukanlah kitab kosmologi. Atau, bukanlah buku ilmu pengetahuan yang membahas secara sistematis bagaimana proses terjadinya alam semesta. 

    Sesuai dengan bahasa judul, isi tubuh tulisan ini akan mencoba mengakrabi pandangan penciptaan alam semesta (kosmis) sebagai mana yang dipahami dari dalam Kitab Suci (Gereja Katolik) dengan yang dipelajari berdasarkan pandangan dalam Teori Evolusi untuk mencari konspirasi, jalan tengah sebagai dasar pemahaman yang utuh dan satu.

    Arti leksikal mengelaborasi menurut kamus Besar Bahasa Indonesia, dengan kata dasar “elaborasi” berarti penggarapan secara tekun dan cermat (KBBI 2005: 292). Penggarapan, di sini berhubungan dengan suatu proses atau cara untuk melakukan atau mengerjakan sesuatu. Jadi mengelaborasi berarti suatu proses atau secara mengerjakan sesuatu dengan tekun dan cermat. Dalam pengertian ini penulis berusaha melakukan studi perbandingan antara penciptaan alam semesta, kosmos yang diyakini dalam ajaran Kita Suci dengan Teori evolusi oleh ilmu pengetahuan.

    Penciptaan, yaitu; proses, cara, atau perbuatan menciptakan (KBBI 2005: 215). Penciptaan dengan akar kata cipta berarti kemampuan pikiran untuk menghasilkan sesuatu yang baru. Dengan kata lain, Konsep Penciptaan berarti gambaran atau gagasan mengenai keteraturan yang secara lebih khusus di sini soal keteraturan alam semesta atau kosmis. Bagaimana alam semesta diciptakan dan ada.
    Alam mencakup segala yang ada di langit dan di bumi. Semesta berarti seluruh, segenap, semuanya (KBBI 2005: 22, 25). Jadi alam semesta mencakup seluruh yang ada di langit dan di bumi. Atau, seluruh alam (universal) termasuk manusia, benda-benda mati dan makhluk hidup lainnya.

    Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9