Cepat, Lugas dan Berimbang

Mengelaborasi Konsep Penciptaan Alam Semesta Versi Kitab Suci Versus Teori Evolusi

Penciptaan Alam Semesta Versi alkitab (Kita Suci Kristen)

Orang Kristen sejak ribuan tahun lalu meyakini bahwa alam semesta (kosmos) diciptakan oleh Allah sebagaimana tertulis dalam Kitab Kejadian. Kejadian Bab 1: dikisahkan bahwa Allah menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya. Dan, pada Bab 2: Allah menciptakan manusia secara lebih jelas perihal bagaimana manusia itu dibentuk berkaitan dengan esensi, ketimbang Kejadian 1: 26-27 yang lebih menyoroti soal eksistensi manusia. Penciptaan oleh Allah memang sungguh berbeda dan tidak bisa dibayangkan oleh manusia perihal bagaimana Allah pada mulanya membentuk alam semesta ini. Manusia hanya bisa mengenal bahwa Allah “menciptakan” dari kata kerja menciptakan itu sendiri dengan kuat kuasa Sabda-Nya.

Manusia dalam terang akal budi tidak bisa mengetahui secara pasti bagaimana kosmos ini bergerak dan akhirnya dibentuk, sebab Allah menciptakan kosmos dari ketiadaan creatio ex nihilo. Namun pandangan ini seringkali menimbulkan polemik teologi di hadapan ilmu pengetahuan yang kritis. Dalam Kitab Suci teristimewa Kejadian 1 tidak secara pasti dikatakan penciptaan secara ex nihilo, juga ditegaskan Walter Brueggemann (2009, 242) menulis, “orang yang mempelajari tema penciptaan dalam perjanjian lama niscaya mesti menghadapi persoalan apakah perjanjian lama mengklaim penciptaan secara ex nihilo: Apakah Allah menciptakan dari ketiadaan? Sungguh benar dan konvensional untuk mengatakan tidak ada bukti pasti untuk klaim demikian. Dalam Kejadian 1:1-2 memungkinkan namun tidak menuntut penafsiran demikian.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN