Sengkarut Kematian Brigadir J

Pada 6 Agustus, FS (Ferdy Sambo) ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob karena dugaan tidak profesional di tempat kejadian perkara (TKP). Sambo dalam hal ini diduga kuat mengambil CCTV yang menjadi salah satu alat bukti. 3 hari berselang yakni pada 9 Agustus Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka. Dalam Konferensi Pers yang langsung disampaikan oleh Kapolri pada 9 Agustus itu, personil polisi yang diduga terlibat menjadi 31 orang. 11 orang di antaranya ditempatkan di ruang khusus sama seperti 4 tersangka.

Brigadir J, Ferdy Sambo, Istri Ferdy Sambo dan Bharada E

Yang ditunggu-tunggu publik akhirnya terjelaskan juga.

Skenario dan Motif Pembunuhan

Sebagaimana diketahui bersama, pada tanggal 3 Agustus keluarga Brigadir J menyambangi kantor Menko Polhukan Mahfud MD. Dalam perjumpaan itu Mahfud MD menuturkan bahwa pihak keluarga Brigadir J menyampaikan hal-hal yang menurut mereka janggal dalam kasus kematian korban. Hal yang menarik dari hasil pertemuan tersebut adalah Mahfud MD langsung memberitahukan semacam kunci kotak pandora kepada publik.

Dalam jumpa persnya dikatakan terdapat 2 aspek psikologis dalam kasus ini yakni psycho hierarchical dan psycho polotic. Kalau ditafsirkan, psycho hierarchical dalam kasus ini berhubungan dengan unsur jabatan yakni antara atasan dengan bawahan. Sedangkan psycho polotic dalam kasus ini maksudnya peristiwa tragis kematian Brigadir J memiliki kepentingan politik tertentu.

Perlu dicatat bahwa apa yang disampaikan Mahfud MD tidaklah berpengaruh pada proses hukum penyidikan. Namun demikian, tidak boleh dipungkiri bahwa pandangan Mahfud MD memberi sinyal yang jelas kepada publik bahwa kasus kematian Brigadir J memiliki skenario dan motif tertentu.

Laman: 1 2 3 4 5 6

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

One response to “Sengkarut Kematian Brigadir J”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses