Ruteng, infopertama.com – Bencana alam dahsyat yang menerjang Kabupaten Manggarai menancapkan duka mendalam di seluruh penjuru daerah. Berdasarkan rekapitulasi data resmi dari Posko Utama Penanggulangan Bencana per Sabtu, 26 September 2026 pukul 19.00 WITA, dampak kerusakan telah meluas hingga ke dua belas kecamatan.
Peristiwa ini tidak sekadar melumpuhkan tatanan fisik infrastruktur daerah, melainkan juga memicu krisis kemanusiaan yang sangat kompleks dan membutuhkan langkah tanggap darurat berskala masif.
Hingga laporan resmi ini diterbitkan, data induk terpusat mengonfirmasi jumlah korban jiwa meninggal dunia resmi dikunci pada angka 67 jiwa. Penguncian data dilakukan secara terpusat untuk memastikan validasi administrasi, ketepatan identifikasi para korban, serta percepatan penyaluran bantuan dan santunan duka.
Di saat yang sama, sebanyak 18 warga yang menderita luka berat hingga kini masih harus menjalani perawatan medis secara intensif di ruang rawat inap rumah sakit.
Dahsyatnya guncangan bencana juga memaksa sebanyak 4.227 jiwa meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di 33 titik posko pengungsian utama.
Di antara ribuan warga yang terpaksa bertahan di tempat penampungan sementara tersebut, terdapat 1.118 jiwa kelompok rentan yang terdiri atas bayi, balita, ibu hamil, lansia, hingga penyandang disabilitas. Keberadaan kelompok rentan ini memerlukan perhatian dan intervensi khusus, mulai dari pemenuhan gizi harian, ketersediaan obat-obatan penyakit kronis, fasilitas sanitasi ramah difabel, hingga pemulihan trauma psikologis.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












