67 Korban Jiwa, Ribuan Pengungsi Bertahan di Tengah Reruntuhan Puluhan Ribu Bangunan di Manggarai

Pada saat yang bersamaan, sektor kesehatan menghadapi tekanan hebat akibat rusaknya 186 unit fasilitas kesehatan, dengan 55 unit di antaranya rusak berat dan 71 unit rusak sedang. Wilayah Satar Mese, Wae Ri’i, Ruteng, dan Cibal menjadi daerah dengan jumlah fasilitas kesehatan rusak terbanyak. Selain pemukiman, sekolah, dan puskesmas, gelombang bencana ini turut merusakkan 114 tempat ibadah, 55 gedung kantor pemerintahan, 14 rumah adat, serta 14 fasilitas umum.

Menghadapi kehancuran berskala besar ini, pemerintah daerah bersama tim tanggap darurat merumuskan sejumlah langkah penanganan prioritas. Fokus utama saat ini diarahkan pada penyaluran bantuan logistik khusus bagi kelompok rentan di posko pengungsian, termasuk penyediaan makanan pendamping ASI, perlengkapan balita, dan sanitasi darurat. Untuk mencegah terputusnya layanan dasar, pendirian tenda sekolah darurat di 173 titik sekolah rusak berat serta pembuatan klinik lapangan di 55 fasilitas kesehatan rusak berat menjadi agenda mendesak yang terus dipacu.

Di samping itu, percepatan verifikasi data puluhan ribu rumah warga terus difinalisasi guna pengajuan skema Dana Tunggu Hunian maupun bantuan stimulan rekonstruksi pemukiman. Langkah rehabilitasi cepat pada 55 gedung pemerintah juga terus disiapkan agar roda pelayanan publik di tingkat desa dan kecamatan dapat segera berjalan normal kembali.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel