Kompol Mei Charles Sitepu Tegaskan Perlindungan Pekerja Migran Harus Dimulai dari Desa

Ruteng, infopertama.com – Upaya membentengi masyarakat dari ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) harus digerakkan dari akar rumput. Penegasan ini disampaikan oleh Wakapolres Manggarai, Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., saat menjadi narasumber dalam seminar bertajuk “Gerakan Migrasi Aman, Perlindungan Pekerja Migran Dimulai dari Desa” yang dihelat di Aula Assumpta Ruteng, Rabu (04/11/2026).

Seminar penting ini terselenggara berkat kolaborasi strategis dengan Stella Maris Batam, bagian dari jaringan global Stella Maris di bawah naungan Misionaris Scalabrinian yang dipimpin oleh Padre Yansen Guntur, CS. Selama lebih dari satu abad, jaringan ini konsisten mendedikasikan diri dalam mendampingi para pelaut, nelayan, serta keluarga mereka di berbagai belahan dunia.

Kejahatan TPPO kini telah bertransformasi menjadi ancaman lintas negara yang kian meresahkan, dengan modus operandi pelaku yang semakin licik mulai dari iming-iming gaji fantastis, rekrutmen ilegal berkedok agen tenaga kerja, hingga eksploitasi di sektor digital seperti scamming online. Menyikapi hal tersebut, Wakapolres Manggarai menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mengingat perang melawan kejahatan kemanusiaan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat semata, melainkan membutuhkan kolaborasi total dari seluruh elemen masyarakat.

Dalam praktiknya, sindikat perdagangan orang umumnya menyasar kelompok rentan, terutama masyarakat di daerah pedesaan dengan tingkat literasi ekonomi yang rendah. Mereka kerap menjerat korban melalui rekrutmen non-prosedural di mana calon korban diberangkatkan ke luar negeri menggunakan visa kunjungan atau ziarah alih-alih visa kerja resmi, lalu menjebak mereka dengan utang (debt bondage) akibat biaya pengurusan yang tidak masuk akal. Selain sektor domestik, tren terbaru bahkan menunjukkan maraknya korban TPPO yang dipaksa bekerja sebagai operator judi online atau penipuan daring dengan pengawasan ketat dan ancaman kekerasan fisik.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel