KBG Santo Yosep Woang: Iman yang Bergerak, Kasih yang Mendengarkan

Merawat diakonia, menumbuhkan tanggung jawab, dan membangun Gereja yang partisipatif

infopertama.com – Komunitas Basis Gerejawi (KBG) bukan sekadar kelompok umat yang berkumpul untuk berdoa atau mengikuti kegiatan keagamaan. KBG merupakan tempat iman bertumbuh, persaudaraan dirawat, dan kepedulian terhadap kehidupan sesama diwujudkan. Di KBG Santo Yosep Woang, Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong, pengalaman pelayanan selama beberapa tahun menunjukkan bahwa Gereja dapat bertumbuh melalui tindakan-tindakan sederhana: mendengarkan, berbagi, bekerja bersama, dan memberi ruang bagi setiap orang untuk terlibat.

Sejak dipercaya menjadi ketua KBG pada tahun 2015, saya semakin memahami bahwa memimpin komunitas bukan berarti mengerjakan semuanya sendiri. Seorang pemimpin perlu hadir, mendengarkan, menghubungkan, dan menggerakkan potensi yang dimiliki umat. Karena itu, kepemimpinan yang dikembangkan di KBG Santo Yosep Woang adalah kepemimpinan pelayanan yang partisipatif dan bersinodal. Ketua bukanlah satu-satunya pelaksana kegiatan, melainkan memastikan setiap pengurus memperoleh kesempatan dan kepercayaan untuk menjalankan tanggung jawabnya.

Kepengurusan KBG terdiri atas Ketua Rikhardus Roden; Bendahara Ermelinda Yusminarti dan Bernadeta Ndiut; Seksi PSE Sisilias Anim; Seksi Pewartaan Hermana Jenidu; Seksi Kepemudaan/OMK Karlina Febrianti Anso, Yoseph Bernadus Dongku, dan Patrisia Anggriyani Junita Real; serta Seksi Liturgia Wilibrodus Bau. Setiap pengurus memiliki peran dalam menghidupkan kegiatan katekese, sharing Kitab Suci, arisan diakonia, perayaan Ekaristi, doa Bulan Maria pada Mei, dan doa Rosario pada Oktober. Bagi kami, setiap pengurus adalah sumber daya Gereja yang memiliki kemampuan dan karunia untuk dikembangkan. Tugas pemimpin adalah membuka ruang agar semua dapat mengambil bagian dan bertanggung jawab.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel