Labuan Bajo, infopertama.com – Seorang guru berinisial AJ yang mengajar di SMP Negeri 2 Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, diduga terlibat politik praktis dengan mendukung salah satu calon dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wajur, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat.
Dugaan tersebut menjadi sorotan warga Desa Wajur. Warga mempertanyakan intensitas kehadiran AJ yang dinilai terlalu sering berada di wilayah tersebut di tengah berjalannya tahapan Pilkades.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku heran melihat keberadaan AJ yang hampir setiap hari tampak di kampungnya.
“Saya heran, dia selalu ada di kampung. Padahal jarak dari Hawe-Wajur ke Rahong Utara cukup jauh. Saya mempertanyakan bagaimana dengan tugasnya sebagai guru dan pengawasan dari kepala sekolah tempatnya mengajar,” ujar warga tersebut.
Warga lain menyampaikan keluhan senada. Menurutnya, jarak antara keberadaan AJ di Wajur dan sekolah tempatnya mengajar di Kecamatan Rahong Utara terbilang sangat jauh.
“Bagaimana mungkin seorang guru harus pergi mengajar puluhan kilometer setiap hari? Itu yang kami pertanyakan. Jika setiap hari berada di Wajur, bagaimana dengan kewajiban mengajarnya di sekolah?” tegas warga lainnya.
Keresahan warga tidak hanya berkaitan dengan dugaan keterlibatan politik praktis AJ dalam Pilkades, melainkan juga menyangkut kedisiplinan dan pelaksanaan tugasnya sebagai tenaga pendidik.
Meski demikian, informasi mengenai frekuensi keberadaan AJ di Wajur serta pelaksanaan tugas mengajarnya masih perlu diverifikasi lebih lanjut. Belum dapat dipastikan apakah keberadaannya di lokasi tersebut berkaitan dengan aktivitas politik, kepentingan pribadi, atau agenda lainnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel










