Jeremias Lemek: Menyalakan Api Keadilan

Oleh: Gregorius Sahdan★

infopertama.com – Ada orang yang menjalani hukum sebagai profesi. Ada yang menjadikan hukum sebagai jalan menuju kekuasaan. Tetapi ada pula orang yang memandang hukum sebagai jalan untuk mempertahankan martabat manusia. Jeremias Lemek berada dalam kategori terakhir.

Karena itu, berbicara tentang Jeremias Lemek sesungguhnya bukan hanya berbicara tentang seorang advokat. Kita sedang berbicara tentang sebuah kegelisahan panjang terhadap hukum: ketika hukum semakin banyak memiliki pasal, tetapi semakin jauh dari rasa keadilan; ketika prosedur semakin lengkap, tetapi manusia yang mencari keadilan justru semakin kehilangan tempat untuk didengar.

Di titik inilah Buku: “Menjaga Nyala Keadilan” menjadi penting. Buku ini hadir sebagai antologi pemikiran tentang nurani, sejarah, dan masa depan profesi advokat Indonesia. Buku setebal 448 halaman yang diterbitkan Narasi itu menempatkan Jeremias Lemek bukan sekadar sebagai seorang praktisi hukum, tetapi sebagai sosok yang meninggalkan warisan intelektual mengenai keadilan, etika, keberanian, dan tanggung jawab profesi advokat. Jeremias Lemek menyalakan api keadilan yang kian suram di bawah pemerintahan dimana hokum hanya menjadi alat kekuasaan.

Buku Menjaga Nyala Keadilan dibedah di Yogyakarta pada 12 September 2026. Momentum ini menarik bukan hanya sebagai acara literasi hukum, melainkan sebagai kesempatan untuk bertanya kembali: apa yang terjadi ketika hukum kehilangan nuraninya? Dan siapa yang harus menjaga agar nyala keadilan tidak padam? Bagaimana keadilan agar tetap menyala?

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel