Manggarai Pimpin Serapan Dana Darurat Bencana, Realisasi BTT Capai 27,37 Persen

Ruteng, infopertama.com – Kabupaten Manggarai mencatatkan kinerja terbaik dalam hal pencairan dan penyerapan dana darurat bencana di tingkat kabupaten. Berdasarkan data rekapitulasi Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri per 7 September 2026, Kabupaten Manggarai memimpin daftar realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT) tertinggi di antara seluruh kabupaten terdampak di daratan Flores.

Dari total anggaran BTT Kabupaten Manggarai sebesar Rp21.878.073.500 —yang didukung oleh alokasi Bantuan Presiden per 24 Agustus 2026 senilai Rp20 miliar serta sisa BTT sebelum bencana sebesar Rp1,87 miliar— realisasi penggunaan untuk penanganan bencana telah mencapai Rp5.987.671.000 atau sebesar 27,37 persen.

Capaian angka tersebut jauh melampaui persentase penyerapan di kabupaten-kabupaten terdampak lainnya. Berdasarkan data resmi tersebut, Kabupaten Manggarai Timur berada di urutan berikutnya dengan realisasi 17,31 persen (Rp3,53 miliar), diikuti oleh Kabupaten Nagekeo sebesar 15,33 persen (Rp3,20 miliar).

Sementara itu, beberapa daerah lainnya masih mencatatkan serapan di bawah sepuluh persen, yakni Kabupaten Ende sebesar 8,85 persen, Kabupaten Ngada 8,84 persen, Kabupaten Manggarai Barat 5,46 persen, Kabupaten Sikka 1,75 persen, hingga Kabupaten Flores Timur yang masih mencatat angka 0,00 persen.

Secara keseluruhan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, pos anggaran induk yang dikelola Pemprov NTT dengan total pagu Rp54.535.052.430 (termasuk Bantuan Presiden Rp40 miliar dan dukungan pihak Pemda lainnya) telah merealisasikan belanja BTT sebesar Rp23.574.915.157 atau mencapai 43,23 persen.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel