Jayapura, infopertama.com – Tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan kian di luar batas kemanusiaan. Usai melakukan aksi penembakan brutal yang merenggut nyawa pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, kelompok bersenjata tersebut menyita telepon seluler (HP) milik korban, Wili Mbuik (26), dan memanfaatkannya untuk melancarkan teror psikologis kepada pihak keluarga.
Jenazah Wili Mbuik dilaporkan telah diberangkatkan dari Bandara Wamena menuju Jayapura pada Kamis (10/9/2026) dengan pengawalan ketat dan berlangsung aman serta lancar. Jenazah selanjutnya dipulangkan ke kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk dimakamkan.
Kronologi Penembakan Rombongan Dinas Pertanian
Tragedi ini bermula saat rombongan petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tengah menjalankan tugas pelayanan publik di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Rombongan yang terdiri dari 11 orang tersebut berada di lokasi untuk memantau serta mendistribusikan program bantuan pertanian bagi warga setempat.
Namun, di tengah perjalanan tugas kemanusiaan tersebut, rombongan mendadak dicegat oleh kelompok bersenjata. Tanpa alasan yang sah, para pelaku secara sepihak memisahkan delapan warga lokal Papua dari tiga pegawai pendatang.
Tak lama setelah pemisahan dilakukan, kelompok bersenjata melepaskan tembakan secara brutal ke arah para pegawai pendatang. Dalam insiden berdarah tersebut, Wili Mbuik mengalami luka tembak fatal pada bagian pinggang kanan hingga menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian. Kepergian Wili yang mendadak meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi pihak keluarga di Kupang.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel








