Labuan Bajo, infopertama.com – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga sipil oleh dua orang oknum anggota TNI di Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), viral di media sosial.
Korban yang diketahui bernama Syarif kini harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo akibat luka-luka di sekujur tubuhnya.
Kronologi Kejadian di Halaman Rumah
Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 52 detik yang beredar luas, aksi penganiayaan tersebut terjadi di halaman rumah milik korban. Dua oknum anggota TNI, sebagaimana dalam video yang ditonton media ini, Rabu (09/09/2026) terlihat melakukan tindakan kekerasan secara bertubi-tubi terhadap Syarif.
Suasana dalam rekaman tersebut tampak sangat mencekam. Tangisan dan teriakan histeris dari istri serta anak-anak korban terdengar bergema di lokasi kejadian, memohon agar aksi kekerasan tersebut dihentikan.
Namun, imbauan serta jeritan keluarga tidak dihiraukan oleh kedua oknum tersebut.
Sengketa Lahan dan Pengakuan Pelaku
Aksi nekat kedua oknum TNI tersebut diduga dipicu oleh persoalan sengketa batas lahan tanah milik orang tua salah satu oknum yang berbatasan langsung dengan lahan milik korban.
Dalam rekaman video, oknum pelaku sempat menyatakan bahwa permasalahan batas lahan tersebut sudah ia laporkan terlebih dahulu kepada atasannya sebelum ia mendatangi lokasi kejadian.
Menunggu Keterangan Resmi Dandim 1630/Manggarai Barat
Pengakuan oknum pelaku yang membawa nama atasan ini memunculkan pertanyaan publik terkait apakah tindakan penganiayaan brutal terhadap korban tersebut dilakukan atas perintah atasan atau merupakan inisiatif pribadi oknum bersangkutan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











