YESUS: Bahasa Baru yang sungguh nyata
Dalam iman Kristiani, “Kristuslah, Sabda yang menjadi manusia, adalah bahasa persahabatan Allah yang perlu kita pelajari pengucapanNya.”
Yesus, Sabda Hidup, menarik sekian banyak orang untuk masuk dalam pengucapan bahasa baru yang bercitra. Yang berbeda dari bahasa lama yang ‘menghardik dan mencela.’ Tidak kah dalam Kotbah di bukit, penuh wibawa Ia berucap: “Dahulu telah dikatakan kepadamu, tetapi KINI AKU BERKATA kepadamu….”
Tak sebatas kata-kata! Tidak kah Yesus adalah Gembala yang Baik dan Mulia untuk mencari, memanggil dan menemukan kembali yang hilang, yang terluka dan diasingkan?
Untuk kita, setidaknya, mari menata kembali cara kita berbahasa tentang sesama, tentang dia dan mereka, tentang orang-orang yang distigma dan didogma sebagai musuh, tentang semua yang dianggap ‘bukan kita, iya bukan punya kita.’
Hanya dengan itulah, setidaknya, kita sanggup menenun Rasa dan Citra Kekeluargaan dengan Benang-Benang Kasih Sayang…
Yakinlah!
Verbo Dei Amorem Spiranti
Collegio San Pietro – Roma
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





