Pemutakhiran Data: 108 Tempat Ibadah Terdampak Kerusakan di Manggarai

Tempat Ibadah
Kondisi Gereja Paroki St. Fransiskus Asisi - Karot, kecamatan Langke Rembong usai diguncang Gempa Flores M7,7 pada 15 Agustus 2026 (Foto: Reuters/Willy Kurniawan)

Ruteng, infopertama.com – Pemutakhiran data penanganan dampak bencana per Minggu (27/09/2026) pada pukul 20.20 WITA yang dirilis Posko Tanggap Darurat BNPB kabupaten Manggarai mencatat sebanyak 108 fasilitas peribadatan dan sarana penunjang keagamaan yang tersebar di 12 kecamatan mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan bervariasi.

Jumlah ini sekaligus mengoreksi informasi pemberitaan sebelumnya yang sempat mencatat 114 unit, setelah tim verifikasi lapangan menemukan adanya pendobelan pencatatan data pada laporan awal.

Total 108 fasilitas yang terdata tersebut tidak hanya mencakup bangunan utama gereja dan masjid, tetapi juga meliputi komunitas biara, bangunan pastoran, hingga aula paroki di berbagai wilayah.

Berdasarkan hasil rekapitulasi data verifikasi terbaru, tingkat kerusakan tempat ibadah secara keseluruhan didominasi oleh kategori rusak ringan yang mencapai 68 unit atau sekitar 62,9 persen. Kerusakan pada skala ini umumnya berupa retak rambut pada dinding, kerusakan minor plafon, hingga pergeseran genteng. Namun demikian, sebanyak 32 unit atau 29,6 persen teridentifikasi mengalami rusak berat akibat kerusakan struktural kritis pada kolom, balok penyangga, dinding utama, atau keruntuhan atap. Sementara itu, kategori rusak sedang mencakup 8 unit atau 7,4 persen, yang membutuhkan perbaikan menengah sebelum aman dipergunakan kembali secara penuh.

Sebaran kerusakan sarana keagamaan ini meluas dari wilayah perkotaan hingga pedesaan. Kecamatan Langke Rembong mencatatkan jumlah fasilitas keagamaan terdampak terbanyak yaitu 26 unit, dengan rincian 21 unit rusak ringan dan 5 unit rusak berat yang mencakup beberapa komunitas biara, kompleks gereja, aula paroki, serta masjid. Di sisi lain, Kecamatan Reok menjadi wilayah dengan konsentrasi kerusakan berat terbanyak yakni 9 unit, di samping 5 unit rusak sedang dan 5 unit rusak ringan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel