Dan Yusuf pun mesti lewati rasa pahit di hati. Yusuf, sebagai manusia, tentu ditantang untuk lewati tawaran suram untuk membalas saudara-saudaranya. Bagaimanapun, Yusuf pun berhasil lampaui semua rasa hati nan kelam untuk menuntut balas. “Akulah Yusuf, saudaramu. Masih hidup kah Bapa?” (Kej 45:3). Itulah pernyataan dan pertanyaan mulia. Untuk tetap menyatakan bahwa selamanya, dan dalam situasi berat apapun, semua tetaplah bersaudara. Kekurangan, kelemahan, serta keterbatasan cita rasa tak boleh menjadi ancaman dan alasan untuk cerai berpisah sebagai saudara.
Yusuf, pada gilirannya, tak sekedar larut datar dalam rasa iba pada saudara-saudaranya. Tetapi ada kekuatan hati penuh pengampunan yang mesti ia nyatakan dalam kata-kata. Saat ia harus memperkenalkan diri bagi saudara-saudaranya itu: “Akulah Yusuf, saudaramu, yang kamu jual ke Mesir” (Kejadian 45:4). Iya, ‘yang dijual dan diasingkan, tetaplah memandang semuanya sebagai saudara.’
Tak pernah lelah Sang Ayah itu menanti…. Hingga saat anaknya kembali
Mari susuri dan dalami pula perumpamaan agung Anak Yang Hilang dalam Injil Lukas (Luk 15:11-32). Segala khilaf dan salah si anak hilang itu akhirnya tak hanya sekadar tertahan pada rasa bersalah penuh sesal. Tetapi bahwa semuanya mesti dipatrikan dalam tindak dan ungkapan kata.
Penuh sadar si anak hilang itu mesti ‘bangkit dan pulang kepada bapanya, dalam kelengkapan sesal ‘aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa. Dan selayaknya tak perlu lagi disebut anak bapa. Dan biarlah aku terhenti sebagai seorang upahan’ (Lukas 15:18-19).
Lihatlah! Kebesaran hati sang ayah tak yang pernah surut dan pudar sedikitpun. ‘Anak tetaplah anak dalam Kasih penuh sabar sepanjang penantian penuh kerinduan.’ Seorang ayah tetap memperlakukan yang terbaik buat anak-anaknya. Sepertinya, anak yang hilang itu kembali hanya sebatas membawa pulang ‘benang harapan dan jarum kerinduan.’ Dan sang ayahnyalah yang kembali mulai menjahit ‘lembaran kehidupannya yang baru.’ Semuanya tanpa syarat.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





