Religi  

Perayaan Maria Diangkat ke Surga

Ketegaran Hati
Pastor Riano Tagung, Pr Pastor Rekan Paroki Tanggar

Mengunjungi Elisabet

Saudara-saudariku yang terkasih.
Bacaan suci pada hari ini berkisah tentang BUNDA MARIA YANG MENGUNJUNGI ELISABETH saudarinya. Maria yang dipenuhi dengan ROH KUDUS bergegas mengunjungi Elisabeth saudarinya untuk berbagi sukacita. Maria, membawa YESUS di dalam rahimnya, yang dipenuhi dengan rahmat dan kasih Karunia Allah, berbagi kegembiraan dan sukacita dengan Elisabeth. Setelah berbagi sukacita dengan Elisabeth, kini, Bunda Maria, menaikan sebuah madah pujian atas karya agung Allah yang sungguh nyata dalam dirinya, sebuah MADAH PUJIAN “MAGNIFICAT” sebab mulai sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,

Saudara-saudariku yang terkasih.
Dalam nada Bahagia dan penuh sukacita, kehidupan kita pun hendaknya menjadi sumber kebahagiaan bagi sesama, tentu kebahagiaan itu bukanlah berasal dari diri kita sendiri tetapi kebahagiaan ini adalah sebuah kebahagiaan terberi, diberi, dianugerahkan oleh SANG SUMBER KEBAHAGIAAN SEJATI, yang meletakkan kebahagiaan di dalam hati kita dan membuat kita berbahagia, layak untuk di sapa berbahagia dan siap untuk berbagi kebahagiaan.

Oleh karena itu, kita harus bisa berbagi sukacita dan BAHAGIA dengan sesama saudara kita sebab Allah telah, sedang dan akan terus melimpahkan rahmat dan kasih karuniaNya kepada kita, ke setiap hati agar kita selalu BERBAHAGIA. INGATLAH, bahwa agar hidup senantiasa BERBAHAGIA, jangan pernah lupa dan bosan-bosannya untuk menimba dari SUMBER YANG MEMBAHAGIAKAN yaitu EKARISTI.

EKARISTI adalah saat dimana kita yang tak layak disapa berbahagia, disapa dan dijadikan bahagia oleh ALLAH dan kita yang tak layak untuk mendekati tahta kerahiman Allah, diberikan kesempatan untuk mencicipi rasa surga di atas bumi.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel