Ruteng, infopertama.com – Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.,Theol menegaskan bahwa penelitian, pengabdian kepada masyarakat (PkM), dan pembelajaran merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rrektor menyammpaikan itu saat membuka Workshop Integrasi Penelitian dan PkM dalam Pembelajaran yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026).
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab mentransfer pengetahuan kepada mahasiswa melalui proses pembelajaran, tetapi juga menghasilkan pengetahuan melalui penelitian serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pengabdian.
“Perguruan tinggi tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan melalui pembelajaran, tetapi juga menghasilkan pengetahuan melalui penelitian dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pengabdian” tegasnya.
menurutnya, ketiga unsur Tri Dharma ini sesungguhnya bukan tiga aktivitas yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan saling memperkaya.
Mewujudkan Pembelajaran yang Kontekstual
Menurut Rektor, workshop tersebut memiliki nilai strategis karena mendorong para dosen untuk mengintegrasikan hasil penelitian dan pengalaman pengabdian kepada masyarakat ke dalam proses pembelajaran. Langkah ini dinilai penting untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa perlu memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berpusat pada teori, tetapi juga berakar pada realitas sosial yang mereka hadapi di lapangan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











