RUTENG, infopertama.com – Dosen Program Studi PG PAUD Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng, Beata Palmin, M.Pd., mendorong sebanyak 22 guru PAUD se-Kecamatan Cibal Barat dan Lelak memperkuat kemampuan menyusun kurikulum berdasarkan kebutuhan, minat, serta hasil asesmen peserta didik.
Pelatihan Penyusunan Kurikulum bagi 22 Guru-Guru PAUD yang berlangsung di Aula St. Yosef, Efata, Ruteng, Rabu (23/9/2026) untuk mewujudkan Pembelajaran Berpusat pada Anak
Tema kegiatan itu “Peningkatan Kapasitas Guru PAUD Dampingan Plan Indonesia dalam Mendukung Akreditasi.”
Baca Juga: Guru PAUD Manggarai Dapat Penguatan Literasi Digital lewat Buku Bergambar
Pelatihan bertujuan memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong satuan PAUD menyiapkan layanan pendidikan yang berkualitas dan mendukung kesiapan akreditasi.
Guru Perlu Mengenali Kebutuhan dan Minat Anak
Dalam pelatihan, Beata mengarahkan peserta untuk terlebih dahulu menganalisis kebutuhan dan minat anak berdasarkan kelompok usia. Guru perlu memahami karakteristik peserta didik sebelum menentukan pengalaman dan strategi pembelajaran.
Analisis tersebut mencakup anak usia 3–4 tahun pada kelompok bermain, 4–5 tahun pada TK Kelompok A, dan 5–6 tahun pada TK Kelompok B.
Baca Juga: Ketika Salib Berdiri di Tanah Adat: Catatan Lanjut atas Film Pesta Babi
Kofasilitator kegiatan, Angela Naur, yang juga merupakan Dosen PG PAUD UNIKA Santu Paulus Ruteng, turut mendampingi guru dalam proses penyusunan kurikulum.
Angela membantu peserta menganalisis minat anak sekaligus memperhatikan kondisi geografis dan lingkungan tempat anak tumbuh serta berkembang.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












