Kebobrokan tidak selamanya tanah longsor, tsunami, banjir ataupun letusan gunung berapi seperti merapi dan semacamnya. Adanya kebobrokan muncul sebagai ciri khas dari ciptaan. Artinya yang namanya ciptaan tidak mungkin sempurna. Ciptaan identik dengan keterbatasan dan ketidak-sempurnaan. Kesempurnaan hanya mungkin ada pada sesuatu yang berdiri sendiri, di mana untuk adanya ia tidak membutuhkan sesuatu yang lain.
Penyertaan Allah dan Otonomi Ciptaan
Allah tidak bisa menjadi causa prima saja dan setelahnya mengambil jarak dari ciptaan. Allah justru berada bersama ciptaan dan ketiadaan penyertaan-Nya hanya dapat dipahami kalau memang ciptaan itu sudah tidak ada lagi. Ciptaan hanya dapat ada karena Allah ada. Karenanya sekali lagi ditegaskan bahwa Allah tidak bisa dilihat sebagai causa prima saja dan setelahnya membiarkan ciptaan bergiat sendiri. Pada prinsipnya ciptaan sama sekali tidak bisa bergiat dalam dirinya. Ciptaan di sini bergiat selama berkat keberadaan secara terus menerus diberikan kepadanya.
Akan tetapi, ciptaan itu berdiri sendiri secara otonom tanpa dipengaruhi oleh daya dari luar dirinya. Dalam hal ini ciptaan mempunyai hak tersendiri atau suatu kegiatan tersendiri yang sama sekali tidak bersifat ilahi. Allah membiarkan ciptaan-Nya berkembang sesuai dengan hukumnya sendiri. Peran Allah di sini hanyalah sebagai pemberi kebebasan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam suasana penderitaan yang diakibatkan oleh runtuhan material merapi atau wedhus gembel, kita merindukan datangnya pertolongan Allah yang membebaskan dan mengangkat kita dari penderitaan yang sedang kita alami. Kita mengharapkan agar Allah segera meluputkan kita dari amukan bencana yang membuat kita menderita, tetapi pilihan-Nya adalah menhadi sahabat bagi kita dalam penderitaan itu. Sebab ia tidak mungkin membatalkan adanya kebobrokan itu (Merapi meletus) yang membuat kita menderita karena hal itu sudah menjadi benalu dalam kebaikan yang dikehendaki-Nya. Ia tidak bisa membatalkan bencana alam karena hal itu terjadi sesuai dengan hukumnya, dan semuanya demi suatu keharmonisan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

