Sebagai agent of change, generasi muda atau para mahasiswa perlu memelopori suatu gebrakan baru untuk menata mentalitas berbahasa bangsa ini dan mendongkrak identitas bangsa Indonesia dengan kegiatan menulis. Demi terwujudnya Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tidak begitu melenceng dan sebagai langkah yang cukup sederhana bila kita katakan, menulis ialah salah satu cara yang tepat untuk memupuk rasa cinta akan Bahasa Indonesia dan sekaligus menjaga kelestarian Bahasa Indolnesia itu sendiri. Dalam lembaga-lembaga Pendidikan Formal (Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi) seperti kita ketahui bahwa salah satu misi pendidikan yang teramat penting ialah agar pelajar atau mahasiswa dalam menulis atau pun saat berbicara dapat menggunakan Bahasa Indonesia secara baik. Lembaga Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero-Maumere misalnya, dalam mata kuliah Metodologi dan Bahasa Indonesia sangat menekankan hal penggunaan bahasa Indonesia agar mahasiswa dapat menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Mengapa Menulis Penting Bagi Generasi Muda?
Berdasarkan judul, Menulis Mendorong Mahasiswa Mencintai Bahasa Indonesia penulis ingin menyoroti bagaimana menjaga kelestarian nilai bahasa Indonesia dengan menghidupi budaya menulis. Karena menurut Dr. Ignas Kleden, dalam pembicaraannya pada pertemuan singkat dengan Mahasiswa kelompok Minat Sastra STFK di Ruang Kuliah Filsafat Tingkat I, “Menulis memiliki pengaruh yang lebih luas dan sangat ideal dalam mempertahankan suatu gagasan berbahasa.”
Lanjut dia, “Dengan menulis kita dapat menjaga kedisiplinan berbahasa.” Jadi, menulis bukan hanya melatih penulis untuk bagaimana mencintai dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, tetapi lebih dari itu siapa saja yang membaca tulisan tersebut juga mengetahui dan menggunakan Bahasa Indenesia yang benar. Yang ditekankan sebagai maksud tulisan ini bukan pada soal Mahasiswa tidak menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar atau tidak mencintai Bahasa Indonesia tetapi penulis menggarap para generasi muda terdidik indonesia untuk terlibat menjadi agen pelestarian penggunaan Bahasa Indonesia dengan menulis untuk memengaruhi kehidupan berbahasa masyarakat luas. Generaasi muda terdidik yang mencintai bahasa Indonesia didorong untuk menulis demi terjaganya nilai kedisiplinan berbahasa Bahasa Idonesia dalam kalangan masyarakat Indonesia itu sendiri.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan