Isi Gambar dan Rupa Allah
Gambar dan rupa Allah pertama-tama berarti perkara fisik lahiriah yang unik dan khas pada setiap orang. Setiap orang indah dan menarik, mulia dan luhur karena ia adalah gambar dan rupa Allah. Tidak ada gambar dan rupa Allah yang buruk atau jelek. Sebaliknya gambar dan rupa Allah pada setiap orang adalah unik, khas dan khusus. Karena itu setiap orang selalu indah dan menarik, cantik dan ganteng, justru karena ia unik dan istimewa sebagai gambar dan rupa Allah.
Orang tua adalah gambar dan rupa Allah. Melalui orang tua, anak juga adalah gambar dan rupa Allah. Sebab itu tidak ada orang tua atau anak yang jelek, buruk rupanya atau wajahnya. Wajah orang tua dan anak adalah wajah Allah yang indah dan menarik, luhur dan mulia. Terserah penilaian atau anggapan dari luar atau dari orang lain, tetapi setiap orang harus yakin dan percaya diri sebagai gambar dan rupa Allah yang amat indah dan menarik. Tidak ada orang yang sama di dunia ini, dan hal itulah yang membuat hidup selalu indah dan menarik.
Akan tetapi lebih dari hal-hal fisik lahiriah, gambar dan rupa Allah adalah sebuah kualitas internal. Ketika Allah menciptakan manusia sebagai gambar dan rupa-Nya, Ia serentak mengaruniakan atau memberikan kepada orang tua atau anak sebuah “Capax Dei” atau kapasitas ilahi atau kemampuan Allah sendiri. Dengan Capax Dei itu orang tua dan anak memiliki keistimewaan atau kelebihan khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain.
Sikap Terhadap Orang Lain
Karena setiap orang tua dan anak adalah gambar dan rupa Allah, janganlah kita menghina dan merendahkan, meremehkan dan melecehkan orang lain. Kita harus menghormati dan menghargai martabat luhur dan mulia setiap orang tua dan anak sebagai gambar dan rupa Allah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




