Cepat, Lugas dan Berimbang

Polemik Poco Leok, Hery Nabit: Akan Berkelanjutan Karena Menguntungkan Banyak Pihak Tapi Bukan Orang Poco Leok

Polemik Poco Leok
Bupati Hery Nabit saat mengikuti diskusi daring Google Meet "Puan Floresta Bicara" pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Namun, pada sisi lain ada kelompok tertentu juga yang tidak setuju atau menolak, dan memang harus dihargai dan didengar pendapatnya. Sayangnya, kelompok-kelompok ini sampai saat ini belum mau secara terbuka tuk duduk bersama dengan PLN mempresentasikan kajian-kajiannya sehingga menolak pengembangan EBT geothermal di Flores.

Data-data yang dimiliki media ini alasan-alasan penolakan yang selama ini terjadi lebih berdasarkan asumsi belaka, bukan berdasarkan kajian atau riset ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Bahkan, beberapa kelompok penolak menggunakan dasar biblis Kitab Kejadian sebagai alasan penolakan. Tentu, setelah narasi-narasi manipulatif soal isu lingkungan, tanah ulayat bahkan soal pelanggaran HAM.

Forum diskusi daring via google meet dengan 5 Nara sumber di antaranya Hery Nabit sendiri selaku Bupati Manggarai, Feliks Bahgi, SVD (Dosen di IFTK Ledalero), Tadeus Sukardin (Masyarakat Poco Leok), Alexander Aur (Dosen Filsafat UPH) dan Gregorius Lako (Masyarakat Mataloko) dan dipandu Suster Herdiana Randut.

Diskusi daring yang dipandu biarawati Sr. Herdiana Randut itu pertama-tama memberikan kesempatan kepada dosen IFTK Ledalero, Pater Feliks Baghi, SVD.

Demikian Feliks Baghi, SVD, dengan segala asumsinya dan menggunakan Kitab Kejadian pada Perjanjian Lama dalam teks Alkitab sebagai pendasaran Gereja dan Uskup di Keuskupan Gerejani Ende menolak geothermal di Flores.

Feliks Baghi bahkan mengkafirkan semua orang Katolik termasuk kaum klerus di Flores yang mendukung energi baru terbarukan, Geothermal dikembangkan di Flores. Terkait hal ini, anda bisa membaca selengkapnya pada artikel sebelumnya, Pater Feliks Baghi: Orang Katolik yang Mendukung geothermal Berarti Dia Orang Katolik yang Gagal.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN