Persembahan Fisik Harus Disempurnakan dengan Persembahan Rohani

Persembahan fisik dalam Perjanjian Lama tidak mengubah kehidupan bangsa Israel. Mereka banyak melakukan kejahatan, meskipun mereka banyak membawa persembahan fisik kepada Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan merasa ‘jijik’ dengan semua persembahan mereka. Ia benci melihat semuanya. Semuanya itu hanya menjadi ‘beban’ bagi Tuhan.

Lebih daripada itu, semua bentuk persembahan fisik hanya merupakan partisipasi dalam persembahan tunggal, yaitu Yesus Kristus Putera Allah. Persembahan paling utama adalah persembahan diri Yesus Kristus di atas kayu salib untuk menyelamatkan manusia. Semua persembahan lain yang dibawakan oleh manusia adalah tanda keikutsertaan kita di dalam persembahan diri Yesus sendiri.

Karena itu bila kita membawa persembahan kepada Tuhan di dalam Gereja, hendaklah hidup kita berubah menjadi lebih baik dan lebih berkenan. Kita harus meninggalkan cara hidup lama yang penuh dengan dosa dan kejahatan dan mengenakan cara hidup baru yang jauh lebih berkenan kepada Tuhan dan kepada sesama.

Kita sama dengan bangsa Israel bila kita membawa persembahan fisik kepada Tuhan, tetapi hidup kita tetap penuh dengan dosa dan kejahatan. Persembahan fisik harus mengubah hidup kita menjadi persembahan rohani. Justru karena kita membenci dosa dan kejahatan dan mencintai kebaikan dan kebergunaan dalam hidup.

Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel