Pelayanan diakonia juga perlu diwujudkan melalui pemberdayaan ekonomi umat. Pengembangan UMKM, pertanian, peternakan, koperasi, kelompok usaha bersama, dan berbagai kegiatan ekonomi produktif lainnya perlu terus didorong. Peluang ini semakin terbuka karena perkembangan pariwisata di Labuan Bajo membutuhkan pasokan berbagai produk dan jasa yang hingga kini masih banyak didatangkan dari luar Flores.
Padahal Flores adalah rumah besar kita. Tanah ini dianugerahi kekayaan alam, budaya, dan sumber daya manusia yang luar biasa. Sudah saatnya kita menjadi tuan di rumah sendiri. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di tengah pertumbuhan ekonomi yang berlangsung di sekitar kita. Sebaliknya, kita harus menjadi pelaku utama pembangunan yang menghadirkan kesejahteraan bagi keluarga dan masyarakat.
Kita juga menyadari bahwa lapangan pekerjaan formal sangat terbatas. Karena itu, umat tidak dapat hanya menunggu kesempatan kerja, tetapi perlu didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Semangat kewirausahaan, kerja sama, dan ekonomi produktif harus mulai dibangun dari keluarga dan KBG. KBG hendaknya tidak hanya menjadi tempat berdoa dan berbagi iman, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan, solidaritas, dan pengembangan kesejahteraan umat.
Dalam semangat jalan bersama, katekese perlu dipahami sebagai ruang untuk membaca tanda-tanda zaman, merefleksikan pengalaman hidup, dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi umat. Karena itu, katekese reflektif dan lejong pastoral perlu dilaksanakan secara rutin agar umat dapat saling mendengarkan, saling menguatkan, dan bersama-sama menemukan jalan keluar atas berbagai tantangan kehidupan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











