Rotan adalah sebuah simbol ‘punishment’ atau hukuman. Dengan memberi dan menerima hukuman, kita menyelamatkan hidup seseorang. Orang tua mencintai dan menyelamatkan anaknya. Jangan sayang rotan bila kita sayang anak.
Perumpamaan Yesus menjadi lebih tegas bahkan lebih keras lagi. “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah” (Yoh 15: 2). Dengan perumpamaan ini, hukuman yang terukur adalah sebuah proses ‘pemotongan’ atau ‘pembersihan’ agar kehidupan manusia menjadi ‘lebih banyak berbuah’ bagi Tuhan, bagi sesama dan bagi orang lain.
Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





