Ruteng, infopertama.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manggarai, Kanis Nasak, kembali menunjukkan ketegasan serta lobi strategis yang patut diacungi jempol dalam mengamankan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tengah kompleksitas birokrasi dan tantangan jarak administrasi, Bapenda Manggarai sukses meraup pajak galian C senilai ratusan juta rupiah dari proyek strategis nasional.
Keberhasilan ini bermula dari komitmen penyelesaian pajak galian C untuk enam paket proyek irigasi yang dikerjakan secara multiyears pada proyek inpres tahun 2025 oleh PT Adhi Karya. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berpusat di Jakarta, PT Adhi Karya tentu memiliki rantai birokrasi yang panjang.
Terlebih lagi, kata Kanis Nasak, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)-nya bukan merupakan orang lokal Manggarai, sementara proses pencairannya juga tidak dilakukan di daerah. Kondisi tersebut sempat membuat proses koordinasi menghadapi tantangan yang cukup pelik.
Kendati demikian, berkat kepemimpinan yang cekatan, komunikasi intensif tanpa kenal lelah, serta keberanian tinggi dari jajaran pimpinan Bapenda Manggarai, hambatan tersebut berhasil diurai. Di bawah kendali Kanis Nasak, koordinasi yang terus berjalan secara berkesinambungan akhirnya membuahkan hasil manis, di mana pihak PT Adhi Karya melunasi kewajiban perpajakan galian C senilai ratusan juta rupiah langsung masuk ke kas daerah Kabupaten Manggarai.
“PT ini kan bukan lokal. Kedua, PPK-nya juga tidak di sini. Kemudian yang ketiga, proses pencairannya juga tidak di sini, sehingga cukup sulit,” ungkap Kanis Nasak saat ditemui di Ruteng, Jumat (30/10/2026), menjelaskan rumitnya koordinasi awal dengan pihak perusahaan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












