Tidakkah kritik Anis Baswedan terhadap Pemerintah Pusat yang dinilai terlalu ‘mengambil alih masalah di daerah’ (21 Mei 2023) hanyalah sebagai cara alihkan perhatian publik bahwa sebagai Gubernur DKI Jakarta ia sendiri sebenarnya banyak mandeknya dalam berurusan dengan berbagai soal?
Dalam rana sosial, publik, dalam kebersamaan hidup apa saja, lalu lintas kritik pasti tetap ramai menderu. Itulah kewajaran hidup bersama. Kita rindukan kritik yang membangun, yang menghidupkan, yang membawa nilai plus, pun kritik yang membawa tawaran solutif dan alternatif.
Sementara kritik yang berbau anyir hanya demi kepentingan sendiri. Atau kritik dari siapapun ‘yang masih tersesat dalam post and pre power syndrome’ teramat sering hanya ingin sembunyikan ‘luka-luka sendiri.’
Dan, sekali lagi, kritik tetaplah berarti dalam rana kebersamaan. Bagaimanapun, kata-kata Eric Thomas (motivator Amerika) ada benarnya, “Aku tidak akan menerima kritik membangun dari orang-orang yang tidak pernah membangun apapun.”
Verbo Dei Amorem Spiranti
Collegio San Pietro – Roma
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan