Sebagai Pencipta, Pengasal dan Pemilik kehidupan, Tuhan memiliki perjanjian dan pedoman, peraturan dan penetapan untuk diikuti oleh manusia. Tuhan juga mengirim orang lain, khususnya orang-orang pilihan seperti para nabi pada zaman dahulu atau para pelayan Tuhan pada zaman ‘now’ untuk menyampaikan himbaun dan ajakan dan bahkan untuk menegakkan pelaksanaan peraturan dan penetapan dari Tuhan. Maka dari kita hanya tinggal menunjukkan kepatuhan dan ketaatan kepada Tuhan baik secara langsung maupun melalui orang lain. Melalui orang-orang lain, khususnya orang-orang pilihan, kita dapat mendengarkan dan sekaligus mengikuti segala bentuk pedoman dan penetapan, perintah dan peraturan dari Tuhan dalam hidup.
Secara lebih konkrit, kita tidak boleh menjadi orang yang keras kepala dan tegar hati. Kita harus memiliki sikap rendah hati dan kerelaan untuk mendengarkan bimbingan dan nasihat dari Tuhan lewat siapa saja yang peduli pada kita. Kita juga harus menghormati dan menghargai kehidupan. Dan, Kita harus mencintai dan merawat serta melindungi dan memelihara kehidupan. Dengan sikap dan prilaku yang positif ini, hidup bersama pasti aman dan damai, jauh dari segala bentuk kekerasan jenis apa saja.
Marilah kita tidak bersikap dan berprilaku seperti orang-orang Israel pada zaman Raja Hosea. Kita tidak boleh melawan Tuhan dan tidak boleh melanggar perintah dan segala ketetapan-Nya. Segala perintah dan ketetapan Tuhan adalah jalan yang baik dan benar untuk menuntun kita kepada hidup yang berkenan bagi Tuhan dan bagi sesama.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




