Hidup Harus Patuh dan Taat Pada Tuhan
Manusia bukan merupakan pihak yang tertinggi dan terbesar di dunia ini. Di dunia ini memang ada banyak orang yang memiliki pangkat tinggi dan kekuasaan besar. Namun manusia bukan pemilik dan penguasa kehidupan. Pemilik dan Penguasa kehidupan adalah Tuhan. Tuhan adalah Pencipta dan Pengasal kehidupan. Hidup kita manusia berasal dari Tuhan dan merupakan karunia pemberian-Nya.
“Aku hidup dan kamu pun akan hidup. Tuhan “memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang”(Kis 17: 25). “Di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada” (Kis 17: 28). Tuhan hidup dan karena Dia hidup kita pun hidup. Tanpa Dia kita tidak hidup dan tidak ada kehidupan yang diberikan kepada kita. Karena itu kita manusia mesti patuh dan taat pada Tuhan.
Pada masa Raja Hosea, “orang Israel telah berdosa kepada Tuhan, Allah mereka”. Dengan sikap yang tidak patut dan taat, “mereka telah menyembah allah lain. Lagi pula mereka telah hidup menurut adat istiada bangsa-bangsa yang telah dihalau Tuhan dari depan orang Israel” (2Raj 17: 7-8).
Untuk menolong bangsa Israel agar mereka bertobat, “Tuhan telah memperingatkan mereka dan orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan semua pelihat: “Berbaliklah kalian dari jalan-jalanmu yang jahat itu; dan tetaplah mengikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, … Tetapi mereka tidak mau mendengarkan; mereka bertegar hati.., Mereka menolak ketetapan dan perjanjian Tuhan … Mereka membuang peraturan-peraturan Tuhan yang disampaikan kepada mereka. Sebab itu Tuhan sangat murka kepada Israel, dan menjauhkan mereka dari hadapan-Nya; tidak ada yang tinggal kecuali suku Yehuda saja” (2Raj 17: 13-15a.18).
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




