Cepat, Lugas dan Berimbang

Di Balik Persekongkolan Itu…

Di alam penuh kompetisi ini kemenangan telah jadi harga mati. Sebab kemenangan adalah ‘jalan bebas hambatan’ demi melajunya hasrat amankan kepentingan itu. ‘Mematikan pergerakan lawan’ adalah keharusan tindak politik. Dan berbagai strategi cantik atau pun penuh maksiatnya adalah modus yang ‘diamini dan tetap dianggap waras.

Sudah mengalir deras berita palsu dan penipuan. Hoaks mudah merayap di sana-sini. Akal sehat dan daya berpikir kritis sudah jebol oleh apa yang disebut ‘energi gelap dan materi gelap’ (B.P Schmidt). Tabrakan varian isi berpikirpun jadi tak terhindarkan. Ini terjadi saat berpikir positif, benar, cerdas, dan berpikir bijak mesti bertarung sengit berhadapan dengan geliat berpikir negatif, sesat, tendesius, dan radikal.

Sungguh manikeisme tarung politik tak terhindarkan dalam situasi jelang ‘kursi kosong dan siapakah yang pantas mendudukinya di kesempatan berikutnya.’ Dalam perhelatan penuh sikut-sikut ini, kerjasama antara kelompok bisa jadi satu chanel yang mesti dikaroseri. Ada koalisi yang dianggap ‘sehat dan wajar.’ Tetapi, tak ditampik kemungkinkan adanya persekongkolan, kerjasama atau pertautan antara gang politik yang beraura gelap.

Solidaritas negatif lahirkan black campaign (kampanye gelap). Kongkalikong negatif pun jadi gesit dalam teror character assassination (pembunuhan karakter) yang keji. Persekongkolan negatif mendesain cara-cara kotor apapun untuk khaoskan suasana. Dalam praksi yang simpel, cara-cara liar dan sungguh ‘bajingan dan tolol pun’ digaungkan demi membangkitkan ‘rasa penuh kebencian dan memancing suasana panas.’

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN