Berdoalah Menurut Kehendak-Nya

Dengan kata-kata pemazmur ini, janganlah pernah kita ‘patah hati’, patah semangat atau patah harapan karena beban-beban berat kehidupan, tetapi datanglah kepada Tuhan dan bawalah semua beban berat kehidupanmu kepada Tuhan.

Doa dan Berdoa

Ketika kita membawa beban-beban hidup kita kepada Tuhan, kita membawa beban-beban hidup itu di dalam doa dan dengan berdoa. Doa atau berdoa adalah kendaraan atau mobil yang membawa semua beban hidup kita kepada Tuhan. Dengan berdoa, kita membawa semua beban hidup kita kepada Tuhan.

Bila di dalam doa atau dengan berdoa, kita membawa semua beban hidup kita kepada Tuhan, maka serahkanlah semua beban kita itu kepada Tuhan, biarkanlah Tuhan mengatur semua beban hidup itu “menurut kehendak-Nya” (1Yoh 5: 14)”.

Seorang sopir dengan mobilnya membawa atau mengangkut semua barang kepada alamat tujuannya. Begitu sampai di alamat tujuannya, barang-barang bawaan itu bukan lagi menjadi urusan sopir, tetapi menjadi urusan pemesan atau pemiliknya. Seperti tugas seorang sopirlah, kita berdoa kepada Tuhan. Dalam doa atau dengan berdoa, kita membawa semua muatan beban hidup kita kepada Tuhan. Begitu sudah sampai kepada Tuhan, urusan kita selesai. Urusan selanjutnya, terserah kepada Tuhan untuk mengatur semuanya sesuai dengan kehendak-Nya.

Berdasarkan kebijakan dan penyelenggaraan-Nya, Tuhan pasti tahu dengan baik apa yang mesti Ia lakukan bagi kita di dalam doa-doa kita. Yang pasti dalam kebijaksanaan kehendak-Nya dan menurut penyelenggaraan-Nya, Tuhan akan “mengabulkan doa kita” atau kita “memperoleh segala sesuatu yang kita minta kepada-Nya’.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel