Meskipun demikian, Allah menghendaki dan merencanakan lain terhadap Barnabas dan Saulus. ‘Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.’ Maka sesudah berdoa dan berpuasa serta setelah meletakkan tangan ke atas Barnabas dan Saulus, jemaat Kristen di Antiokhia membiarkan mereka berdua pergi.
Kenyamanan Hidup dan Kerja
Sebagaimana Barnabas dan Saulus, kita bisa saja merasa amat nyaman tinggal dan bekerja pada suatu tempat atau wilayah tertentu. Kita hidup dengan aman dan damai. Orang-orang di sekitar juga sudah kita kenal dengan baik. Kita merasa dekat dan akrab dengan mereka. Pergaulan dan relasi serta kerjasama dengan mereka tidak ada masalah atau kesulitan, tetapi semuanya berjalan aman, damai dan lancar serta penuh persaudaraan dan persahabatan. Kita sendiri juga merasa sudah bekerja dengan amat baik di tempat atau wilayah itu.
Akan tetapi, tiba-tiba kita dialihtugaskan atau dipindahkan ke tempat lain atau ke wilayah kerja baru. Secara manusiawi, kita pasti berontak dan merasa amat stress. Kita bisa saja menolak keputusan untuk pindah atau dipindahkan ke tempat lain. Kita amat stress dan berontak, karena kita membayangkan berbagai kesulitan dan tantangan baru di tempat kerja yang baru.


Apabila kita berkuasa atau memiliki hak dan kuasa atas hidup kita sendiri dan pekerjaan kita sendiri, tentu kita merasa lebih baik dan nyaman untuk tetap tinggal dan bekerja di tempat atau wilayah yang sama. Tetapi apabila hidup dan pekerjaan kita berada dalam pengaturan institusi atau berada dalam genggaman tangan orang lain, sudah tentu kita tidak bisa berdaya dan tidak bisa berbuat apa-apa. Perintah dalam bentuk SK (surat keputusan) amat sulit diubah apalagi dilawan. Bila kita melawan, resiko besar terjadi, yaitu kita bisa dipecat dan dengan itu kehilangan pekerjaan, kehilangan hidup.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






