Tugas Utama Karya (Kerja) Misi Mengikuti Rencana Tuhan

Menerima Keputusan Sebagai Rencana Tuhan

Bila pengalaman ‘pindah dan dipindahkan’ terjadi atas diri kita, hendaklah kita meyakini dan menganggap perubahan tempat hidup dan tempat kerja sebagai keputusan Tuhan yang terbaik bagi kita. Kita harus percaya bahwa pimpinan atau atasan kita tidak mengikuti emosi atau pertimbangan egoismenya sendiri dalam memberikan tugas baru kepada kita. Dalam iman, kita mesti yakin bahwa Tuhan dan Roh Kudus berbisik dan bekerja dalam diri pemimpin atau atasan kita, sehingga keputusan yang diambil untuk kita tidak salah atau tidak keliru, tetapi merupakan keputusan yang terbaik bagi kita dan bagi kepentingan “bonum commune” seluruh institusi atau lembaga.

Lebih daripada itu, janganlah kita terlalu pesimis bahwa dengan pekerjaan baru di tempat atau wilayah kerja yang baru, kita seakan-akan tidak lagi bisa hidup dan berkembang. Perlindungan dan penyertaan Tuhan, pemeliharaan dan penyelenggaraan-Nya pasti selalu terjadi atas hidup kita kapan saja dan di mana saja. Berkat dan rahmat Tuhan tidak terbatas dan tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu. Tetapi berkat dan rahmat Tuhan akan terus mengalir seperti air di mana saja kita hidup dan bekerja. Dari pihak kita hanya diperlukan iman dan kepercayaan yang terus hidup dan bertumbuh dalam kejujuran dan kesetiaan, dalam ketekunan dan kerajinan untuk hidup dan bekerja di mana saja.

Seperti kepada Yakub dan Yosua, Tuhan berkata kepada setiap orang dan setiap kita: “Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi. Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu” (Kej 28: 15). Sebab itu “kuatkan dan teguhkanlah hatimu. Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan Allahmu menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi” (Yos 1: 9). “Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” (Yos 1: 5).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel