Ruteng, infopertama.com – Almarhum Valensius Onggot, S.Fil., dikenang sebagai pribadi yang bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya. Ia tidak hanya memandang pekerjaan sebagai profesi, tetapi memaknainya sebagai panggilan hidup untuk melayani dan memberikan manfaat bagi banyak orang.
Hal tersebut disampaikan RD Jean Loustar Jewadut, Pr., Imam projo Keuskupan Ruteng, dalam homili pada Misa Arwah almarhum Valensius Onggot, di rumah duka Konggang, Rabu, 30 September 2026.
Menurut RD Jean, meskipun dalam waktu relatif singkat mengenal Valensius, ia melihat almarhum sebagai pribadi yang memiliki tanggung jawab besar terhadap tugas yang dipercayakan kepadanya.
Valensius, kata dia, bekerja bukan hanya untuk kepentingan diri dan keluarganya, tetapi juga untuk melayani banyak orang.
“Dia memproduksi berita, menarasikan kisah. Kini kita mengenang kisah kebaikan dan kasih yang pernah dia ukir semasa hidup.” ujar RD Jean.
RD Jean mengatakan, Valensius telah mengukir kisah hidup melalui karya dan pengabdiannya. Setelah kepergiannya, keluarga, sahabat, rekan kerja dan semua yang mengenalnya diajak melanjutkan berbagai kebaikan yang telah dilakukan almarhum.
Dalam perspektif iman Kristiani, RD Jean mengajak umat menerima kematian dalam iman kepada Kristus yang merupakan buah sulung kebangkitan.
Kristus mengalami wafat dan dimakamkan, tetapi iman Kristiani tidak berhenti pada salib dan kematian. Iman mencapai puncaknya dalam kebangkitan yang menjadi jaminan keselamatan kekal bagi setiap orang yang menaruh iman dan harapan kepada-Nya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
