Data Kerusakan Rumah Hasil Verval Capai 31.210 Unit, Uji Publik 5.354 Bangunan Terdampak

Rekapitulasi Gempa Manggarai
Salah satu rumah warga rata tanah terdampak Gempa Flores M7,7 pada 15 Agustus 2026 di Kampung Goloworok, Kecamatan Ruteng

Ruteng, infopertama.com – Langkah penanganan pascabencana di Kabupaten Manggarai kini memasuki fase penting setelah Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai secara resmi merilis rekapitulasi komprehensif data kerusakan rumah warga. Berdasarkan pendataan resmi, tahap Verifikasi dan Validasi (Verval) berhasil menghimpun sebanyak 31.210 unit rumah terdampak. Angka tersebut kemudian diperkuat oleh hasil Uji Publik yang menjaring tambahan 5.354 unit rumah.

Pendataan mendalam ini menjadi fondasi utama bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai dan BPBD dalam memetakan kebutuhan rehabilitasi, merencanakan rekonstruksi, serta memastikan bantuan penanggulangan bencana tersalurkan secara adil dan tepat sasaran.

Gambaran Umum Kerusakan Hasil Verifikasi dan Validasi (Verval)

Dalam salinan data resmi Posko BPBD Kabupaten Manggarai yang diperoleh infopertama.com per 30 September 2026, dari total 31.210 unit rumah terdampak yang berhasil diverifikasi pada tahap pertama di 12 kecamatan, BPBD mengategorikan tingkat kerusakan menjadi empat kelompok. Kategori Rusak Berat (RB) mencakup 2.031 unit, Rusak Sedang (RS) sebanyak 5.382 unit, Rusak Ringan (RR) berjumlah 6.775 unit, serta kategori Rusak Ringan di bawah 20 persen mendominasi dengan 17.022 unit.

Sebaran dampak kerusakan menunjukkan dinamika yang bervariasi di tiap wilayah:

Kecamatan Reok Barat mencatatkan total rumah terdampak tertinggi hasil Verval, yaitu sebanyak 4.489 unit. Angka ini mencakup 307 unit rusak berat, 633 unit rusak sedang, 764 unit rusak ringan, dan 2.785 unit rusak ringan di bawah 20 persen.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel