Tag: Paripurna DPRD Manggarai

  • Realisasi Pendapatan Daerah Manggarai 2025 Capai 95,26%, Berikut Rinciannya

    Realisasi Pendapatan Daerah Manggarai 2025 Capai 95,26%, Berikut Rinciannya

    Ruteng, infopertama.com – Sepanjang tahun 2025, Realisasi pendapatan Daerah kabupaten Manggarai berada di angka 95,26 Persen atau 1,213 triliun dari target 1,274 triliun.

    Pencapain ini disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus Nabit dalam sidang paripurna, masa sidang II tahun sidang 2024-2026 di RSU DPRD Manggarai, Jumat, 27 Maret 2026.

    Dalam pidato pengantar LKPJ tahun 2025 ini, bupati Herybertus menjelaskan kapasitas dan struktur Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2025, dalam rangka menopang terselenggaranya kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan public pada tahun 2025.

    Tiga komponen utama dalam pengelolaan keuangan daerah bersumber dari Pendapatan Daerah, Pendapatan Transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

    Pendapatan Daerah

    Pendapatan Daerah Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp1.274.043.867.398,- dengan realisasi sebesar Rp1.213.722.283.495,12 atau mencapai 95,26%.

    Angka tersebut, jelas Bupati Manggarai dengan rincian PAD yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah.

    Kemudian, untuk pendapatan transfer merupakan pendapatan yang berasal dari entitas pelaporan lain, seperti pemerintah pusat atau daerah otonom lain dalam rangka perimbangan keuangan.

    Demikian Herybertus Nabit, bahwa PAD Kabupaten Manggarai Tahun Anggaran 2025 ditargetkan sebesar Rp147.764.184.380,- dengan realisasi sebesar Rp132.000.749.235,47 atau mencapai 89,33%.

    Komponen ini memberikan kontribusi 10,88% terhadap pendapatan daerah, dengan rincian sebagai berikut:

    Laman: 1 2 3

  • Pandangan Umum Fraksi DPRD tentang RPJMD 2025-2029 Kabupaten Manggarai

    Ruteng, infopertama.com – Rapat Paripurna dengan agenda pembacaan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Manggarai tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Manggarai Tahun 2025-2029, Kamis, 24 Juli 2025.

    Masing-masing fraksi secara bergilir membacakan pandangan umumnya dalam Paripurna yang berlangsung di RSU Kantor DPRD Manggarai, sebagai berikut.

    Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat

    Thomas Rihimone, S.H., dari Fraksi Hanura, memberikan pendapat terhadap RPJMD 2025-2029 agar sungguh-sungguh memperhatikan program-program yang pro pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang bersifat mendesak dan pokok seperti infrastruktur jalan yang merata diseluruh wilayah Kabupaten Manggarai.

    Perlu mengggali secara maksimal sumber daya alam yang belum efektif demi peningktan kesejahteraan hidup masyarakat Manggarai secara bijak. Serta pembangunan yang berasas humanis keseimbangan ekosistem hidup antara manusia dan alam.

    Fraksi Partai Gerakan Indoneisa Raya

    Fraksi Partai Gerindra, melalui Sekretaris/Pelapor Hendrikus Candra, merespon “mimpi besar” Kabupaten Manggarai untuk 20 Tahun kedepan yang dinyatakan dalam visi RPJPD Kabupaten Manggarai Tahun 2025-2045 yakni Manggarai yang Mandiri, Maju, Unggul, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas tahun 2024.

    Fraksi Partai Gerindra berharap perencanaan pembangunan daerah berorientaasi pada pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh daerah Manggarai dalam rangka peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.

    Fraksi Partai Amanat Nasional

    Fraksi PAN, melalui Sekretaris/Pelapor Ursula Anur, SE., menyampaikan RPJMD membantu menentukan prioritas pembangunan daerah Manggarai, sehingga sumber daya dapat dialokasikan secara efektif dan efisien yang menjadi skala prioritas RPJMD.

    Laman: 1 2

  • Titip Presensi Anggota DPRD Manggarai, Jemali dan Rihi Minta Sidang Diskors

    Titip Presensi Anggota DPRD Manggarai, Jemali dan Rihi Minta Sidang Diskors

    Ruteng, infopertama.com – Rapat Paripurna ke 12 DPRD Kabupaten Manggarai masa sidang II tahun 2025 pada Senin, 21 Juli 2025 malam di Ruang Sidang Utama kantor DPRD Manggarai diwarnai aksi titip Presensi beberapa anggota dewan terhormat.

    Fenomena Titip Presensi anggota DPRD ini terungkap saat wakil ketua DPRD Manggarai Agnes mengawali sidang dengan menjelaskan kourum rapat.

    Agnes Menot dalam penjelasannya, bahwa dari 35 total anggota DPRD Manggarai terpilih, sebanyak 24 orang yang hadir berdasarkan absensi yang ditandatangani masing-masing anggota DPRD. Dengan demikian, memenuhi kuorum berdasarkan tata tertib untuk segera melanjutkan Paripurna.

    Namun, berbeda dengan penjelasan Agnes Menot, Kanis Jemali dari Partai Nasdem menginterupsi agar kuorum dicek ulang. Sebab, kata Kanis, jumlah real kehadiran anggota tidak sesuai dengan yang dibacakan atau disebutkan Agnes Menot.

    “Kita cek ulang, secara fisik jumlah kita di sini yang hadir tidak sesuai dengan yang disebutkan. Mohon untuk dicek ulang agar tidak menimbulkan soal.” Ujar Kanis Jemali.

    Senada juga disampaikan Edison Rihimone, anggota DPRD Manggarai dari partai Hanura. Edison bahkan meminta pimpinan sidang tuk melakukan skors hingga benar-benar presensi menurut absensi dan fisik itu sesuai.