Ruteng, infopertama.com – Edukasi kesiapsiagaan bencana menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascagempa bumi di Kabupaten Manggarai. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai, Paulus Jeramun, M.Si., saat memberikan edukasi dan mitigasi gempa kepada siswa-siswi SD Inpres Wase Wengke, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan bertema “Menjadi Pasukan Siaga Gempa! Sekolah Aman, Belajar Nyaman di Manggarai” tersebut merupakan rangkaian kegiatan pemulihan pascagempa. Acara ini bertujuan membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi.
Di hadapan para siswa, Paulus menjelaskan bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, anak-anak diimbau untuk tidak cemas berlebihan, melainkan membekali diri dengan pengetahuan dan kesiapsiagaan.
“Gempa itu fenomena alami. Kita tidak perlu takut, tetapi kita harus siap. Jadilah Pasukan Siaga Gempa!” pesan Paulus.
Anak-Anak Diajak Menjadi Pasukan Siaga Gempa
Paulus menyampaikan materi menggunakan pendekatan yang interaktif dan bahasa yang mudah dipahami. Para siswa diajak membayangkan diri sebagai “Pasukan Siaga Gempa”—anak-anak yang berpengetahuan, tetap tenang, dan mampu melakukan tindakan penyelamatan diri secara mandiri.
Dalam sesi ini, para siswa diajak mengenali area aman di lingkungan sekolah maupun rumah, serta memahami pentingnya jalur evakuasi. Paulus juga memperkenalkan prinsip dasar perlindungan diri saat gempa, yaitu Drop, Cover, and Hold On (merunduk, berlindung, dan bertahan).
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












