Sekolah Aman, Belajar Nyaman: Diskominfo Manggarai Bekali Siswa Edukasi Mitigasi Gempa

Setelah guncangan diasumsikan mereda, instruksi evakuasi diberikan:

“Gempa mereda! Pasukan Semut, keluar!”

Para siswa keluar dari bawah meja secara tertib. Mereka mengambil tas untuk digunakan sebagai pelindung kepala, lalu berjalan berbaris menuju titik kumpul aman. Selama proses evakuasi, siswa diingatkan untuk tidak berlari, tidak saling mendorong, dan tetap mengikuti arahan guru.

Kegiatan diakhiri dengan apresiasi dari tim Diskominfo atas keberanian dan ketertiban para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian simulasi.

Mewujudkan Sekolah Aman dan Belajar Nyaman

Paulus menegaskan bahwa sekolah memegang peranan krusial dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga disebarluaskan ke lingkungan keluarga dan tempat tinggal.

“Jika kalian sudah tahu cara menyelamatkan diri saat gempa, kalian bisa mengingatkan teman, orang tua, dan keluarga. Kalian adalah Pasukan Siaga Gempa,” ujar Paulus.

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya mengembalikan rasa aman anak-anak pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Manggarai pada 15 Agustus 2026 lalu. Kegiatan mitigasi ini melengkapi program trauma healing yang diselenggarakan Diskominfo Kabupaten Manggarai di SDI Wase Wengke, sehingga pemulihan anak-anak mencakup aspek psikologis sekaligus kesiapsiagaan fisik.

Melalui semangat “Pulih Bersama, Pulih Lebih Cepat”, pembentukan kesiapsiagaan ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan masyarakat Manggarai yang tangguh menghadapi bencana.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel