Bupati Manggarai Minta Warga Terbiasa dengan Antrian di SPBU, Ternyata Ini Alasannya

Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai, Herybertus Nabit meminta semua orang untuk terbiasa dengan antrian panjang di SPBU.

Hal itu Bupati Hery Nabit sampaikan saat pembahasan hal-hal aktual yang disampaikan Yohanes Hardum Nonto dalam sidang Paripurna DPRD Manggarai yang ke-16 di RSU Kantor DPRD Manggarai, Senin, 21 Juli 2026.

Dalam sidang Paripurna ke-16 yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Manggarai Agensi Menot itu, Herybertus Nabit menjelaskan alasan antrian panjang di SPBU.

Menurutnya, antrean di SPBU akan tetap panjang. Dan, kita harus terbiasa dengan itu.

“Kenapa tetap panjang? Karena stok (BBM) memang terbatas. Terbatas karena memang dijatah seperti itu. Jatah berdasarkan data yang ada pada pemerintah pusat.” Tutur Hery Nabit di hadapan anggota DPRD kabupaten Manggarai, Senin, 21 Juli 2026.

Ia menjelaskan, data pada pemerintah pusat diperoleh dari dari data pemerintah provinsi yang juga mengambil data dari pemerintah kabupaten/kota berdasarkan data pajak kendaraan.

“Pemerintah pusat ambil data dari mana? Dari provinsi. Provinsi ambil data dari mana? Dari pajak kendaraan bermotor yang kita bayar. Jadi, semakin banyak kendaraan yang tidak bayar pajak atau tidak terdata, maka semakin panjang kita punya antrean.” Tutur Herybertus Nabit.

Demikian Bupati Manggarai, Herybertus Nabit bahwa kebutuhannya banyak tapi ketersediaan BBMnya sedikit. Artinya, populasi kendaraan bermotor di NTT, di Manggarai memang sangat banyak yang harus mengisi BBM untuk bisa beroperasi. Tetapi, yang terdata hanya sedikit.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel