Kisah tentang upah mengikuti Yesus dalam bacaan Injil pada hari ini, menegaskan kepada kita bahwa Allah selalu memerhitungkan setiap pengorbanan kita dalam mengikuti jejak Yesus Kristus PuteraNya. Apa yang telah kita tinggalkan untuk dan bagi kemuliaan Allah tidak akan sia-sia. Kita meninggalkan segala-galanya untuk mendapatkan segala-galanya, yaitu DIA, yang telah menarik dan memanggil kita untuk masuk dan tinggal bersamaNya dalam kehidupan yang kekal.
Ketika kita telah memutuskan untuk mengikuti Yesus, pada saat yang sama kita melepaskan segala keinginan duniawi kita, melepaskan masa lalu kita, melepaskan luka batin kita, melepaskan kelekatan kita dengan hal-hal duniawi, melepaskan kebiasaan yang buruk dalam hidup kita, melepaskan diri dari sikap egois, sombong, iri hati, cemburu, dendam, benci, dan lain sebagianya. Singkatnya, melepaskan semua yang akan menghalangi penyerahan diri kita kepada Allah.
Penyerahan Diri Total
Terhadap semuanya itu, kita buka genggaman tangan kita dan biarlah tanganNya menggenggam tangan kita supaya penyerahan diri kita total dan berkenan di hadapanNya.
Marilah kita kembali ke dalam keluarga dan komunitas kita, kita isi keluarga kita dengan CINTA KASIH dan WAJAH YANG CERIA agar penyerahan diri keluarga kita kepada Allah dan penyerahan diri kita dalam hidup komunitas memberikan buah SUKACITA yang sungguh tinggal dan menetap di dalam keluarga dan komunitas kita. INGATLAH, SETIAP PENYERAHAN DIRI KITA KEPADA ALLAH BILA KITA SERAHKAN DENGAN PENUH CINTA DAN KETULUSAN, TIDAK AKAN SIA-SIA!
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





