Dosa, kesalahan atau kejahatan memang tidak baik dan tidak boleh dilakukan, tetapi apabila kita sudah melakukan dosa, kesalahan dan kejahatan, hal itu tidak berarti hidup kita menjadi hampa atau sia-sia. Hidup kita tidak hilang maknanya karena dosa, kesalahan dan kejahatan. Tetapi kita harus memperbaiki diri, sikap dan perilaku hidup yang tidak berkenan.
Berhadapan dengan semua dosa, kesalahan dan kejahatan yang kita lakukan, kita harus percaya akan kemurahan dan belas kasih Allah yang mengatakan: “Aku mentahirkan kamu dari segala kesalahanmu” (Yeh 36: 33). Allah kita adalah Allah “kasih” (1Yoh 4: 8.16) dan dalam kasih-Nya atau karena kasih-Nya, “Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain” dan kesalahan kita (1Kor 13: 5). Inilah dasar optimisme kita dalam hidup yang tidak luput dari dosa, kesalahan atau kejahatan di dunia ini.
Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






