Pencabulan Versus Pemerkosaan di Jambi, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Padahal, bagaimana dia cabuli anak-anak, sedangkan di badannya ada banyak bekas luka? Cobalah (kasus ini) diperiksa dengan berimbang. (Sarmila, bibi YSA)

Andri menyebut ada 17 anak yang dilaporkan sebagai korban karena telah dicabuli YSA. Rentangan usia mereka 8-15 tahun. Saat ini, sebagian anak telah bawakan ke Balai Rehabilitasi Sosial Anak Alyatama, Kota Jambi. Mereka akan mendapatkan pemulihan psikis. Selama menempati balai itu, anak-anak akan tetap mendapatkan asupan belajar dari sekolahnya secara virtual. Berharap, dengan upaya itu, pendidikan anak tidak terganggu oleh pemulihan psikis.

Pemerkosaan
Aktivis sejumlah komunitas perempuan di Jambi yang tergabung dalam Save Our Sisters menolak segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual pada perempuan.
(KOMPAS/IRMA TAMBUNAN)

Andri membenarkan bahwa YSA sebelumnya mengaku diperkosa oleh anak-anak dan remaja di kampungnya. Pengaduan itu juga akan ditindaklanjuti oleh penyidik di Polresta Jambi.

YSA merupakan ibu dengan seorang bayi berusia 11 bulan. Sejak YSA menempati RS Jiwa Jambi, bayinya dititipkan kepada neneknya. Selama ini, kata Melati, sang nenek, bayinya sangat lengket pada ibunya. Apalagi, ibunda masih menyusuinya.

Sejak terpisah dari ibunya, sang bayi jadi lebih banyak diberikan susu formula. Satu kali dalam sehari dia dibawa oleh neneknya untuk menjenguk YSA di rumah sakit jiwa. Hal itu supaya YSA dapat memberi bayinya ASI. YSA juga akan menitipkan stok hasil tampungan ASI untuk dibawa pulang bayinya.

Penghakiman dini

Sarmila, bibi YSA, meminta keadilan dari aparat penegak hukum dan publik agar jangan ada penghakiman dini. Apa yang dialami YSA saat ini, lanjutnya, lebih berat dibandingkan hukuman di penjara. Sebab, semua orang telanjur mencercanya sebagai penjahat seksual (Karena kasus tuduhan Pemerkosaan dan/pencabulan). Seperti tidak punya harga diri lagi.

”Padahal, bagaimana dia cabuli anak-anak, sedangkan di badannya ada banyak bekas luka? Cobalah (kasus ini) periksa dengan berimbang,” ucapnya.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses