Jakarta, infopertama.com – Rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membangun Pusat Data Nasional (PDN) di Labuan Bajo dan IKN masih terkendala pembiayaan. Begitu pun pembangunan selanjutnya di Nongsa, Batam.
Menurut Menkominfo Johnny G Plate, sudah ada lahan sekitar 5 hektar di wilayah tersebut (Nongsa, Batam). Namun untuk pembangunan masih akan menunggu tersedianya pembiayaan. Hal yang sama juga berlaku di PDN Labuan Bajo dan Ibu Kota Negara (IKN).
“Sudah ada juga lahan sekitar 5 hektar di Nongsa, namun saat ini tentu kita menunggu tersedianya pembiayaan. Sama untuk Labuan Bajo dan IKN tergantung tersedianya pembiayaan,” kata Johnny di sela acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Data Nasional, di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (9/11/2022).
Sedangkan untuk spesifikasi ketiga PDN selanjutnya akan sama seperti yang ada di Cikarang. Sehingga nantinya tinggal menduplikasi spesifikasi teknis yang ada untuk di Bandung di 3 lokasi yang telah tetapkan.
Dalam kesempatan yang sama, Johnny menjelaskan PDN di Cikarang akan memiliki kapasitas IT berupa prosesor 25.000 core. Dan, storage 40 petabyte dan memori 200 TeraBytes.
Selain itu, juga lengkapi dengan power supply atau listrik yang sediakan pada saat pertama sebesar 20 megawatt. Nantinya dapat tingkatkan lagi sampai dengan 80 megawatt.
Pusat data di kawasan Deltamas itu bangun dengan standar internasional tier 4 dan watercooling sistem sesuai standar tier 4 global.
“Saya secara pribadi juga minta untuk didukung nanti dengan sistem security yang tinggi. Dalam hal ini keamanan pusat datanya ya,” tutur Menkominfo.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






