Ruteng, infopertama.com – Kebangkitan Kristus merupakan sebuah berkat bagi para murid-Nya dan bagi semua orang percaya. Keberanian Petrus dan kawan-kawannya untuk bangkit dan keluar mewartakan kebangkitan Kristus adalah kekuatan Roh yang menggerakkan mereka. Paskah menjadi moment kebangkitan. Paskah adalah bentuk ungkapan iman yang terjelma di dalam kehidupan sehari-hari. Dan, Paskah adalah gerakkan pertumbuhan iman menuju kematangan.
Demikian penyampaian Pater Kristianus Sambu, SVD, Pastor Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong dalam homilinya saat perayaan Misa Minggu Paskah, Minggu (9/4/2023) kepada ribuan umat di Gereja Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong. Perayaan misa minggu paskah ini juga hadir Bupati Manggarai.
Kisah Para Rasul, jelas Pater Kris, melukiskan Petrus sebagai seorang rasul yang berani mengadakan perjalanan pastoralnya keluar dari tradisi Yahudi dan berada bersama dengan orang-orang bukan sebangsanya (Yahudi). Di tengah orang bukan Yahudi itulah Petrus memperkenalkan kehidupan Yesus tahap demi tahap. Yesus sudah dpersiapkan oleh Yohanes Pembaptis sebelum kedatangan-Nya. Orang harus bertobat untuk menyambut kedatangan-Nya.
Yesus sendiri telah diurapi oleh Allah dengan Roh Kudus-Nya sebelum memulai seluruh karya pewartaan-Nya di tanah Galilea. Hidup dan karya Yesus itu ada yang diterima dan ada pula yang ditolak. Puncak penolakan itu sampai Yesus disalibkan dan dibunuh. Namun Tuhan sudah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Dia menjadi yang sulung bangkit dari semua orang mati.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







