“Kita juga telah melalui masa Prapaskah yang di dalamnya kita belajar untuk memperkuat iman dan meningkatkan kebersamaan dengan sesama. Kini, saatnya kita memperkuat semangat dan ketaatan dalam menjalani hidup sesuai dengan ajaran Yesus Kristus.” Ungkapnya.
Sebagai Ketua Panitia, kata Jay, saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Manggarai, Kepolisian Resort Manggarai dan Komandan Distrik Militer 1612 Manggarai yang telah menjamin keamanan dan kenyamanan selama perayaan Minggu Palma dan Tri Hari Suci.
Terima kasih khusus, lanjutnya, kepada semua panitia paskah 2023 dari Wilayah 5 Kapernaum Tuke. Spirit kita dalam menjalan tugas kepanitiaan, adalah Persaudaraan, sebab persaudaraan adalah sebuah nilai yang sangat penting dalam kehidupan kita. Tanpa persaudaraan, dunia ini akan menjadi tempat yang jauh lebih sulit dan tidak nyaman untuk dihuni. Oleh karena itu, mari kita terus memupuk dan memperkuat persaudaraan di antara kita.
Paulus Peos, Ketua Dewan Pastoral Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong kepada umat yang hadir mengemukakan bahwa esensi dari perayaan paskah adalah peristiwa kebangkitan kita semua untuk mengambil bagian dalam persekutuan hidup menggereja, maka konteks kita saat ini makna kebangkitan, adalah bangkit untuk 1) merenovasi Gereja Paroki sehingga pada saat pesta intan (usia 75 tahun) nanti kita mendapatkan Gereja yang representatif dari sisi kenyamanan. 2) menyukseskan agenda pastoral terkait suksesi kepengurusan Dewan Pastoral Paroki tentu dengan semangat penuh persaudaraan, dan 3) menyukseskan semua progam /kegiatan Pastoral Paroki di Tahun Pastoral Ekonomi Berkelanjutan SAE yang sudah kita sepakati bersama di tingkat Paroki Ekaristi Kudus Ka Redong.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







