Di samping itu, perlindungan terhadap masa depan anak-anak terdampak harus dijamin lewat penataan fasilitas pendidikan darurat yang layak guna mencegah tingginya risiko kehilangan kesempatan belajar (learning loss). Dukungan sarana dasar seperti pengadaan tandon air bersih di titik-titik konsentrasi warga juga harus segera dipenuhi.
Sebagai penutup dari rangkaian prioritas ini, pemerintah didesak untuk menjamin keberlanjutan layanan kesehatan serta pemulihan ekonomi warga. Hal ini mencakup penyiapan fasilitas pendukung bagi tenaga kesehatan di lapangan, penyediaan layanan pemulihan trauma (trauma healing), hingga pemberian kepastian skema penundaan atau keringanan tagihan KUR yang kini menghimpit para korban bencana.
“Kolaborasi di lapangan sebenarnya sudah sangat nyata dan terasa. Namun, rekomendasi ini kami sampaikan agar proses pemulihan berjalan lebih optimal dan hak-hak pelayanan publik masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik,” pungkas Robert.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









