Cepat, Lugas dan Berimbang
https://funny-tooth.com/dFm.F/zmdsGsNbvYZeGvUA/yermT9vuDZdUWl/kiPmTlcgwNMTzwM_1WMFTPc/thNBzXAyz/Mvz/UWyXMDQk

Menyesal dan Bertobat dari Dosa dan Kejahatan

Menyaksikan sikap dan prilaku Ahab itu, bersabdalah Tuhan kepada Elia: “Sudahkan kau lihat, bahwa Ahab merendahkan diri di hadapanku? Oleh karena ia telah merendahkan diri di hadapan-Ku, maka Aku tidak akan mendatangkan melatapetaka dalam zamannya. Barulah dalam zaman anaknya Aku akan mendatangkan malapetaka atas keluarganya” (1Raj 21: 28-29).

Dari kisah ini, ada tiga butir renungan yang berguna bagi hidup kita.

1). Kejahatan Pasti Membawa Akibat Negatif

Raja Ahab merampas dan merebut kebun Nabot sampai ia mati karena dilempari dengan batu. Inilah kejahatan oleh raja Ahab dalam kerjasama dengan istrinya Izebel. Kejahatan yang ia lakukan bersama istrinya itu tidak selesai begitu saja. Tetapi ada buah atau akibat yang harus ditanggung, yaitu malapetaka dan bahkan mereka akan dilenyapkan dari muka bumi.

Belajar dari raja Ahab dan istrinya, hendaklah kita tidak berani berbuat jahat atau melakukan kejahatan terhadap orang lain. Bila kita melakukan kejahatan, janganlah kita merasa aman-aman dan nyaman-nyaman saja. Kejahatan sama dengan menanam pohon. Setiap pohon yang ditanam akan bertumbuh dan berkembang serta berbunga dan berbuah. Seperti pohon bertumbuh dan berbuah, demikian setiap perbuatan jahat pasti menghasilkan buah penderitaan bagi diri dan sesama.

Itu sebabnya, janganlah kita berbuat jahat seperti raja Ahab dan istrinya Izebel. Lebih baik kita hanya melakukan perbuatan baik dalam hidup di dunia ini. Meskipun ada jalan atau sarana serta ada peluang dan kesempatan untuk berbuat jahat atau untuk melakukan kejahatan, kita harus teguh pada tekad dan komitmen untuk berbuat baik atau melakukan perbuatan baik. Di hadapan setiap peluang dan kesempatan, kita harus memegang teguh sabda atau perintah Tuhan ini: “Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik” (Mzm 34: 15).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN