Cepat, Lugas dan Berimbang

Menjadi yang Terbesar

Di atas semuanya, ‘menjadi besar dan mendapatkan tempat pertama’ bakal dicapai melalui jalan kerendahan hati! Dalam kerendahan hati siapapun dapat hidup dalam semangat sebagai seorang pelayan. Kata-kata Yesus sekian jelas, “Jika seseorang ingin menjadi yang pertama, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan dari semuanya” (Mrk 9:35).

Maka “Ingin Menjadi yang Terbesar?”

-Tak usalah ribut-ribut penuh perselisihan! Seturut Rasul Yakobus, biarlah orang berjuang untuk jadi pendamai, orang yang ramah, penurut, penuh belaskasih dan buah-buah yang baik, dan tidak berwajah ganda banyak munafiknya (cf Yak 3:17).

Siapa pun tergoda untuk menjadi ‘yang utama, pertama, populer dalam segala aksi pencitraan yang melenceng.’ Rasul Yakobus ingatkan pentingnya berdoa (Yak 4:2)! Doa ingatkan kita akan Allah sebagai yang Pertama, Utama, Dasar, Penyelenggara dan Tujuan akhir jalan kehidupan kita. Tanpa doa kita mudah jatuh pada iri hati yang mengarah kepada perkelahian dan pertengkaran! Bahkan kepada saling membinasakan. Itulah yang diingatkan oleh Rasul Yakobus.

“Siapa yang ingin jadi pertama, ia hidup dalam pengorbanan dan bakti diri.” Bukan sebaliknya ‘bikin orang jadi korban atau mengorbankan sekian banyak orang demi hawa nafsu menjadi yang pertama. Dalam dunia penuh pertarungan demi ‘yang pertama dan utama’ situasi gontok-gontokan sengit menjadi tak terkendali. Maka di sinilah citra menjadi yang pertama dalam kemuridan Injili hadapi tantangan yang tak mudah.

Mari kita berbenah dalam niat dan cita-cita Injili sebagaimana dimaklumkan Yesus, Tuhan dan Guru semua kita.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN